Connect with us

Kota Banjarbaru

Razia PPKM Banjarbaru ‘Terkunci’ Rapat, Hindari Oknum Pembocor Informasi

Diterbitkan

pada

Wali Kota Aditya saat melakukan razia pelaksanaan PPKM di Banjarbaru, Sabtu (13/3/2021) malam. Foto: rico

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Razia dalam upaya menegakkan aturan Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro di Kota Banjarbaru, begitu dirahasiakan.

Langkah ini dilakukan Wali Kota Aditya Mufti Ariffin guna mengantisipasi bocornya informasi.

Hal itu terbukti saat razia pada Sabtu (13/3/2021) malam. Puluhan aparat gabungan maupun ASN yang terlibat, tak ada yang mengetahui dimana titik lokasi yang menjadi target operasi.

Baca juga:Wali Kota Aditya Ancam Tutup Kafe Langgar PPKM dan Tak Kantongi Izin Usaha!



Aditya menyebut, hal ini adalah strategi agar razia PPKM dapat berjalan maksimal.

Menurutnya pelaksanaan operasi razia untuk menjaring para pelanggar aturan memang harus dilakukan seminimal mungkin, namun juga efektif.

“Ini strategi kami melakukan razia. Belajar dari pengalaman tahun lalu, banyak kebocoran informasi saat pelaksanaan razia protokol kesehatan,” sebutnya.

Aditya tak menampik ada oknum yang kerap membocorkan informasi adanya razia yang dilaksanakan pemerintah.

Untuk itu pula ia menegaskan telah menyiapkan sanksi berat terhadap siapapun yang terlibat dalam pembocoran informasi tersebut.

“Yang jelas kita tindak tegas. Kalau oknum itu adalah ASN di Pemko Banjarbaru, akan kita pindah tugaskan. Bahkan, jika itu terindikasi adanya praktik pungli (pungutan liar), maka yang bersangkutan akan kita pecat dengan tidak hormat,” bebernya.

Baca juga: Razia PPKM di Banjarbaru, Pengunjung Karaoke Kedapatan Konsumsi Miras

Perlu diketahui, operasi yustisi penegakan aturan PPKM di Banjarbaru sangat masif dilakukan oleh pihak pemerintah.

Berlakunya pembatasan jam malam, dimana seluruh tempat usaha baik itu kafe, pusat perbelanjaan, maupun restoran diwajibkan tutup pada pukul 21.00 Wita wajib dipatuhi para pelaku usaha maupun masyarakat luas. (Kanalkalimantan.com/rico)

 

Reporter: Rico
Editor: Cell


iklan

Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca

-->