Connect with us

Hukum

Pulang dari Musholla, Kaget Menemukan Bayi di Depan Rumah

Diterbitkan

pada

Warga menggendong bayi malang yang ditelantarkan orangtuanya di depan rumah milik Sahlah, warga kelurahan Tanjung Rema Darat. Foto: Yandi

MARTAPURA, Warga Tanjung Rema, Martapura, kembali digegerkan penemuan bayi yang diletakkan di depan rumah milik Hj  Sahlah (61). Bayi yang ditelantarakan orangtuanya tersebut baru ketahuan setelah pemilik rumah datang dari musholla dan menemukan sebuah kotak berisi bayi, Senin (30/10) siang.

Sahlah yang tinggal di Kelurahan Tanjung Rema Darat RT 04, RW 01, kaget saat mendengar tangisan bayi di depan rumahnya.

“Waktu itu saya habis pulang dari musholla meliat ada bayi di depan rumah. Bayi malang tersebut ada dalam sebuah kotak yang disertai tulisan nama bayi bernama Azkia dan kotak susu SGM. Saat ditemukan bayi tersebut juga memakai kalung yang kemungkinan dari perak,” katanya.

Menyaksikan hal tersebut, Sahlah kemudian menelpon polisi. Dan tak beberapa lama kemudian, warga mulai berdatangan untuk melihat bayi tersebut. Dari kondisinya, diperkirakan bayi itu baru dilahirkan pagi sebelumnya. Sebab tali pusarnya terlihat masih basah dan diikat menggunakan benang.

Guna menghindari hal yang tak diinginkan, bayi tersebut kemudian dibawa ke RSUD Ratu Zalecha untuk diperiksakan kesehatannya.

“Kemungkinan orang tua bayi ini tidak mampu untuk memberi nafkah, sehingga tega menelantarkan bayinya,” kata Sahlah.

Sebelumnya, bayi mungil dengan berat badan 3,5 kg dan tinggi 50 cm ditemukan terlantar di pinggiran Jl Gubernur Syarkawi, Desa Pematang Panjang RT 03, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Rabu (27/9). Syukurnya, bayi laki-laki yang diperkirakan sudah tiga hari dibuang orangtuanya ini di lokasi dekat galian pipa PDAM masih selamat.

Dalam kondisi terbungkus plastik putih belanjaan, bayi mungil yang ditemukan pemulung di lokasi ini dalam kondisi menangis. Menurut keterangan bidan Puskesmas Sungai Tabuk, Norbaiti, bayi malang ini diperkirakan sudah berada di dalam bungkusan plastik selama tiga hari. (yandi)

Foto : Yandi

Bagikan berita ini!
  • 5
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    5
    Shares
Lanjutkan membaca
Advertisement
Komentar
-->