Connect with us

Kota Banjarbaru

PSBB Berakhir, 80 Persen Program JPS Tersalurkan ke Masyarakat Terdampak Covid-19

Diterbitkan

pada

Penyerahan bantuan program Jaring Pengaman Sosial (JPS). Foto: Dinsos Kota Banjarbaru
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru memutuskan tidak memperpanjang penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang berakhir pada Jumat (29/5/2020).

Lantas, sudah sejauh mana penyaluran bantuan program Jaring Pengaman Sosial (JPS), kepada masyarakat yang terdampak Covid-19?

Wali Kota Banjarbaru, Nadjmi Adhani, mengklaim penyaluran JPS telah berjalan baik selama berlangsungnya penerapan PSBB. Bahkan, jika dipersentasekan penyaluran bantuan JPS telah mencapai 80 persen.

“Alhamudillah, penyaluran JPS berjalan baik selama berlangsungnya PSBB di Banjarbaru. Sampai hari ini 80 persen bantuan sudah menyentuh masyarakat yang terdampak Covid-19 Banjarbaru,” katanya, Kamis (28/5/2020) sore.



Menurut dia, program bantuan JPS ini terdiri atas empat jenis, yakni Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Kementerian Sosial, Program Keluarga Harapan (PKH), Program Bantuan Sembako Murni dan Bantuan Sosial dari APBD Kota dan Provinsi.

Sejak hari pertama PSBB di Banjarbaru, Pemko Banjarbaru telah menyalurkan Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Kementerian Sosial. Tak lama setelah itu, Bantuan Sosial dari APBD Kota dan Provinsi juga mulai dialirkan kepada masyarakat.

Adapun jika digabungkan seluruh program JPS, BST, PKH, Bantuan Sembako Murni dan Bantuan Sosial dari APBD, maka ada total 27.688 KK yang menerima bantuan sosial, dari total 71.000 KK yang ada di Banjarbaru. Artinya, jika dikomposisikan, maka 38 persen masyarakat Banjarbaru menerima bantuan sosial.

Dengan berakhirnya PSBB, kata Nadjmi, pihaknya bersiap menuju konsep New Normal sesuai arahan Pemerintah Pusat. Tetapi ditegaskannya, meskipun PSBB berakhir, program JPS akan tetap disalurkan selama dua bulan ke depan.

“Biarpun PSBB berakhir, namun tetap diterapkan protokol pencegahan Covid-19 di masyarakat. Khususnya tempat keramaian seperti mal, pasar dan lainnya. (kanalkalimantan.com/rico)

Reporter : Rico
Editor : Dhani


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
iklan

Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca

-->