Connect with us

Kota Banjarmasin

Portal Jembatan Seribu Sudah Dirusak, Dishub Banjarmasin Lapor Polisi!

Diterbitkan

pada

Portal yang dipasang di Jembatan ini hanya berumur tak sampai sehari karena dirusak orang. Foto : net

BANJARMASIN, Langkah Dishub Banjarmasin melakukan pembatasan angkutan berat yang lewat di di Jembatan Seribuatau Jembatan Besi Kuin, berupa pemasangan portal, ternyata tak bertahan lama. Sebab tak sampai satu hari, portal tersebut dibongkar orang tak dikenal.

Upaya pemasangan portal ketinggian di area tersebut dimaksudkan untuk mencegah angkutan berat yang lewat. Karena kondisi jembatan dianggap tidak layak lagi dilintasi angkutan berat. Terlebih telah ada rambu-rambu tonasi di area tersebut yang bertuliskan 3,5 ton.

Diperkirakan, pelepasan tersebut karena angkutan tinggi tidak bisa melintas dan dianggap menggangu. Tadi pagi, dua portal yang terpasang di area tersebut memang sudah tidak ada. Padahal sebelumnya, Selasa (5/3) telah ada satu portal terpasang dan portal lainnya sudah tidak memiliki bagian atas lagi.

Menurut keterangan relawan pengatur lalu lintas yang berada di lokasi itu, satu portal telah rusak di tabrak truk saat Selasasubuh. Sementara portal lainnya dilepas sengaja oleh orang yang tidak diketahui. Bahkan, Selasa (5/3) menjelang siang, para sopir sempat demo di area tersebut karena tidak bisa melintas.

Dari informasi yang didapat pula, pelepasan portal terjadi sekitar pukul 13.00 Wita. Orang yang melepas menggunakan alat pemotong besi kemudian penghalang portal bagian atas diangkut menggunakan truk saat pemotongan selesai.Demikin dilansir tribunnews.com.

Terkait kasus pelepasan portal, Kadishub Kota Banjarmasin Ichwan Nur Chalik mengakui adanya kasus tersebut. Bahkan ia memiliki videonya. “Kami laporkan hal ini ke polisi. Karena ini merupakan pengrusakan fasilitas lalu lintas dan kami punya videonya sebagai barang bukti,” ucap Ichwan.

Sementara, pada subuh sekitar pukul lima, menurut kesaksian warga, atau pekerja yang mengatur lalu lintas di jembatan tersebut yakni Juli, sempat ada insiden portal yang ditabrak truk. Sehingga menyebabkan portal tersebut lepas dari pemasangan awal.

Hal itu juga kembali dijelaskan oleh Ichwan. Ia mengatakan memang ada insiden truk yang menabrak portal pada tiang yang pertama. Kemudian sore harinya kembali lagi dibongkar paksa oleh sesorang yang tidak diketahui identitasnya menggunakan truk pula. Sehingga kedua portal pun tidak terpasang. “Kami tidak main-main. Fasilitas untuk keamanan jalan dirusak. Itu pidana,” tegas Ichwan.

Namun meski begitu, pihaknya akan kembali memasang portal tersebut. Ujar Ichwan, peraturan tonasi di jembatan itu juga tidak main-main. Sehingga harus ditaati.(mario/trb)

Reporter : Mario/trb
Editor : Chell

Bagikan berita ini!
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
-->