Kota Banjarbaru
Pihak Bandara Tanggung Kerusakan Kendaraan
BANJARBARU, Dua kendaraan berjenis Toyota Rush dan Toyota Hilux menjadi korban robohnya baliho raksasa di Bandara Syamsuddin Noor, akibat hujan lebat dan angin ribut yang terjadi di Banjarbaru, Senin (13/11) malam.
Baliho raksasa berukuran sekitar 4 x 36 meter itu roboh menimpa dua kendaraan yang kebetulan parkir di dekat lokasi. Akibatnya, Toyota Rush mengalami kerusakan pada spion (patah) dan kaca depan mobil yang pecah. Seangkan untuk Toyota Hilux mengalami kerusakan pada pintu kendaraan yang penyok.
Terkait hal ini, GM Angkasa Pura I Bandara Syamsuddin Noor, Wahyudi mengatakan, akan mengganti semua kerusakan.
“Pihak pengelola parkir dan pihak vendor reklame memberikan asuransi (untuk mengganti kendaraan yang rusak, red), Alhamdulillah untuk korban jiwa tidak ada pada kejadian ini,†terangnya.
Kuatnya terjangan angin kemarin memang begitu terasa. Bahkan hingga dirasakan pengunjung dan penumpang yang ada di dalam bandara. Maka tak heran, baliho besar setinggi 9 meter yang disangga tiang besi tersebut akhirnya roboh.
Menurut Wahyudi, akibat insiden alam ini PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin mengalami kerugian kurang lebih Rp 10 juta.
“Untuk kerusakan langsung diperbaiki sehingga tidak mengganggu aktivitas penerbangan dan kenyamanan penumpang,†katanya. (hendera)
-
Olahraga1 hari yang laluBanua Criterium Challenge, Pemanasan Atlet Triathlon Kalsel Menuju Kejurnas
-
PLN UIP3B KALIMANTAN2 hari yang laluPLN UIP3B Kalimantan Gelar Clean Energy Day, Dorong Perubahan Gaya Hidup Rendah Emisi
-
PTAM INTAN BANJAR2 hari yang laluPTAM Perbaiki Pipa Bocor di Jalan Gubernur Syarkawi, Ini Wilayah yang Terdampak
-
HEADLINE2 hari yang laluPembenahan Pasar Ujung Murung, Wali Kota Yamin Akui Sulit Cari Investor
-
Kalimantan Selatan3 hari yang laluMahasiswa S2 Ilmu Komunikasi ULM Outing Class ke Pulau Curiak, Belajar Langsung Komunikasi Lingkungan
-
Kalimantan Selatan3 hari yang laluDisdikbud Kalsel Dorong Keberlanjutan Dermaga Pasar Terapung di TMII






