Connect with us

Jawa Timur

Pemuda Tergeletak Tewas di Sawah, Tangan Pegang Kabel Jebakan Tikus

Diterbitkan

pada

Penemuan jasad pemuda di Tuban tersengat jebakan tikus. Foto: Beritajatim
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM – Malang niang nasib pemuda Tuban ini. Namanya Moh Irfan (28), Jalan Karang Tengah, Desa Rengel, Kecamatan Rengel. Ia ditemukan tewas tergeletak di sawah.

Kasus kematian pemuda ini sontak mengagetkan warga warga Desa Sawahan, Kecamatan Rengel. Sebab lokasi sawah tempatnya tewas berada di kawasan desa itu, Senin (21/6/2021).

Korban meninggal akibat terkena jebakan tikus milik salah satu petani saat berjalan di pematang sawah tersebut. Penemuan mayat yang tergeletak di pematang sawah itu pertama kali diketahui oleh Dasan (54), petani asal Dusun Lohgawe, Desa Sawahan.

Baca juga: Banua Berinovasi, Kontribusi Baristand Industri Banjarbaru Membangun Industri Banua



 

 

Saksi saat itu tidak sengaja melihat ada orang tergeletak di tanah dan kondisinya sudah tidak bergerak. Demikian dijelaskan Kasat Reskrim Polres Tuban, AKP M Adhi Makayasa.

“Awalnya, pada saat saksi berada di sawah melihat ada orang tergeletak di pematang,” katanya, seperti dikutip dari beritajatim.com -jejaring Suara.com-, Selasa (22/06/2021).

Mengetahui adanya mayat laki-laki dengan masih menggunakan pakaian lengkap, Dasan langsung memanggil petani lainnya. Mereka kemudian sama-sama melihat kondisi pria yang tergeletak itu dan selanjutnya melaporkannya ke pihak kepolisian.

Baca juga: Kalsel Siap Sambut Peserta Pelayaran Muhibah Budaya 

Petugas kepolisian dari Polrek Rengel dan Sat Reskrim Polres Tuban yang mendapatkan laporan itu datang ke lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan melakukan identifikasi.

Selanjutnya, jenazah Moh Irfan yang ditemukan di sawah itu dibawa ke kamar mayat RSUD dr R Koesma Tuban.

“Dari hasil pemeriksaan saat ditemukan, tangan korban memegang kabel listrik yang digunakan untuk menyetrum tikus di sawah. Diduga korban meninggal karena terengat listrik itu,” ujar Kasat Reskrim. (Suara.com)

Editor : kk


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
iklan

Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca

-->