Politik
Mendaftar di Golkar, Duet Aditya-Iwansyah Siap Kompetisi Sehat di Pilkada Banjarbaru
BANJARBARU, Pasangan penantang di Pilkada Banjarbaru, Aditya Mufti Arifin-AR Iwansyah, menjaga trend sebagai yang pertama dalam pendaftaran calon. Setelah di PDIP, duet yang mengusung tagline ‘Banjarbaru Juara’ ini mendaftar di rumah sendiri. Karena Partai Golkar yang mulai membuka pendaftaran mulai Rabu (25/9), ketuanya tak lain adalah AR Iwansyah sendiri.
Meski demikian, Iwansyah tetap menjunjung profesionalitas dan tak melakukan intervensi atas proses pendfataran di partainya. Selain penjaringan nantinya merupakan kewenangan DPD 1 dan DPP, juga ia mengatakan terbuka pada kompetisi.
“Alhamdulillah, pendaftaran dibuka dari tanggal 25 September sampai 15 Oktober. Untuk pengambilan berkas formulir, bisa dilakukan di jam kerja dari pukul 09.00 Wita sampai 17.00 Wita,” kata Iwansyah.
Tidak ada syarat khusus bagi kandidat dari luar partai Golkar. Hanya syarat standar seperti biodata diri, riwayat hidup, dan ijazah minimal SMA sederajat. Selebihnya, kandidat yang telah memuhi persyaratan akan melalui uji kelayakan dan kepatutan. “Namun sekali lagi, keputusan siapa bakal calon terbaik akan ditetapkan oleh DPP Golkar,†tegasnya.
Ada moment unik yang terjadi jelang berakhirnya konfrensi pers. Aditya Mufti Ariffin yang tak lain pasangannya di Pilkada, mengirim utusan untuk mengambil formulir pendaftaran dari PPP.
Khairil Anwar, selaku perwakilam yang diutus Aditya mengatakan, dirinya hanya menjalankan amanat Ketua DPW PPP Kalsel tersebut. Ia sendiri juga tidak menyangka bahwa Aditya menjadi orang pertama yang mendaftar di DPD Golkar Banjarbaru.
“Saya hanya menjalankan amanat. Memang Pak Aditya sudah merencanakan untuk mengirim saya di hari Golkar membuka pendaftaran sebagai bentuk keseriusan. Ya gak tau juga, rupanya beliau jadi yang pertama mendaftar,” kata Khairil.
Ini merupakan kedua kalinya Aditya mencatatkan diri sebagai pengambil “tiket” pertama kandidat Bacalon Walikota Banjarbaru. Bedanya, saat mendaftar di PDIP Banjarbaru, Aditya kompak bersama pasangan AR Iwanysah mengirim utusan.
Tentu ada kecanggungan yang mana dalam hal ini Iwansyah sebagai Ketua DPD Golkar Banjarbaru, juga memastikan maju sebagai Bacalon Wakil Walikota mendampingi Aditya. Lantas, apakah Iwansyah tidak takut akan banyaknya kandidat yang mendaftar di Golkar nantinya?
Ia menjawab, tidak ada rasa khawatir sedikitpun. Sebab, menurutnya semakin banyak yang mendaftar maka semakin bagus pula untuk partai. “Tidak masalah, semua kandidat silahkan mendaftar. Bagi Kader Golkar pun dipersilahkan. Intinya, DPP Golkar pasti memiliki pertimbangan untuk memutuskan siapa kandidat yang akan didukung saat Pilkada 2020 nanti,” katanya.
Sementara itu, hingga kini belum ada informasi terkait langkah incumben Nadjmi Adhani. Akankah Nadjmi, yang tersisihkan dari Golkar akan mendaftar?
Kanalkalimantan.com mencoba konfirmasi ke yang bersangkutan belum mendapat jawaban. Namun jika nantinya incumbent mendaftar di Golkar, tentunya peluang belum tertutup. Mengingat DPP Golkar nanti akan melakukan penjaringan, survei dan lainnya untuk menentukan pasangan. Dan hasilnya, tidak melulu dari kader. (Rico)
Editor : Chell
-
Kalimantan Selatan3 hari yang laluAliansi BEM Kalsel Kembali Berunjuk Rasa, Mahasiswa Kembali Dikecewakan
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara2 hari yang laluKafilah HSU Apresiasi Malam Ta’aruf MTQ ke‑37 Kalsel
-
Kalimantan Selatan3 hari yang laluHMI se Kalsel Layangkan Delapan Tuntutan ke Wakil Rakyat
-
Kalimantan Selatan2 hari yang lalu11 Wakil Rakyat Kalsel Tak Satupun Muncul, Warga Sidomulyo 1 Kecewa
-
HEADLINE2 hari yang laluMencari 11 Anggota DPR RI Dapil Kalsel Tapi Tak Pernah Muncul di Banua
-
Kabupaten Kapuas3 hari yang laluCetak Sawah di Kabupaten Kapuas Kementan RI Kirim Ratusan Alsintan



