Connect with us

Kanal

Lebih Sepekan Bupati Banjar Dirawat di Surabaya, Sakit Apa?

Diterbitkan

pada

Mobil Dinas Bupati Banjar saat menunggu di terminal kedatangan Bandara Syamsuddin Noor, Kamis (2/11). Foto: rudiyanto

Kurang lebih satu setengah jam menunggu di terminal kedatangan, dua mobil datang dan parkir tak jauh dari terminal kedatangan. Satu mobil berwarna putih merek Ford Everest, satu yang lain merek Toyota Fortuner hitam berplat merah dengan nomor polisi DA 1 B. Yakin mobil itu jemputan bupati dan rombongan, awak media memutuskan menunggu kedatangan bupati tepat di pintu keluar terminal kedatangan.

Cukup lama awak media menunggu di depan pintu keluar terminal kedatangan, namun Bupati Banjar H Khalilurrahman dan rombongan yang terbang dari Surabaya menggunakan pesawat Lion Air tak kunjung terlihat dari balik pintu kaca terminal kedatangan.

Jenggah yang ditunggu tak kunjung datang, bahkan hingga ruang kedatangan lengang dari lalu lalang  penumpang yang baru saja tiba, Kanal Kalimantan dan beberapa awak media mencoba memastikan rombongan bupati tiba saat itu dengan menanyakannya kepada sopir dan ajudan yang sebelumnya masih terlihat di dalam mobil dinas. Namun belum sampai itu terlaksana mobil dinas bupati sudah tak ada lagi. Hanya mobil putih merek Ford Everest yang masih terparkir.

Sadar mobil dinas bupati sudah tak di tempat, terpikir kedatangan bupati dialihkan melalui terminal kedatangan VIP. Tak ingin yang ditunggu terlepas begitu saja, Kanal Kalimantan lantas mendatangi terminal kedatangan VIP. Namun, di terminal VIP mobil dinas bupati  sudah tak ada di tempat.

Dari keterangan beberapa petugas yang ditemui di terminal kedatangan VIP, mobil berplat merah merek Toyota Fortuner hanya sekejap masuk dan lantas pergi lagi membawa seseorang dalam pengawalan.

“Benar tadi ada mobil dinas plat merah yang menjemput seseorang. Sepertinya pejabat,” kata seorang petugas penjaga palang pintu di terminal kedatangan VIP.

Pengalihan penjemputan dari terminal kedatangan umum ke VIP diduga sengaja dilakukan untuk menghindari awal media yang ingin mewawancarainya. Dugaan lainnya, senagaja ada yang disembunyikan dari kondisi kesehatan bupati. (rudiyanto)


Laman: 1 2

iklan

MUSIC HITS with VOA


Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca