Connect with us

Kota Banjarmasin

Kejar Target Vaksinasi, Dinkes Banjarmasin Menyasar Jemaah Masjid dan Gereja

Diterbitkan

pada

Upaya vaksinasi terus dilakukan Dinkes Kota Banjarmasin dengan menyasar jemaah di tempat ibadah. Foto: tius

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Berbagai upaya yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin mengejar target sasaran vaksinasi di Kota Banjarmasin. Mulai dari pasar-pasar tradisional hingga di tempat-tempat ibadah.

 

Memanfaatkan momen bulan Ramadhan, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarmasin melakukan vaksinasi Covid-19 di tempat-tempat ibadah.

 



Kegiatan yang dibungkus dalam Pekan Gebyar Vaksinasi Covid-19 itu, diselenggarakan di 8 masjid pada malam hari dan 1 gereja pada pagi hari.

 

Machli Riyadi, Kepala Dinkes Kota Banjarmasin mengatakan, kegiatan vaksinasi ke tempat ibadah akan dimulai pada tanggal 23-30 April 2021.

Baca juga : Tentang KRI Nanggala-402: Spesifikasi, Senjata, dan Sejarah Operasi

“Untuk masjid kita laksanakan di masjid-masjid besar dan banyak jemaahnya. Sedangkan gereja kita pusatkan di gereja Katedral tanggal 24 April jam 9 pagi,” ujar Machli saat dikonfirmasi kanalkalimantan.com.

 

Machli menambahkan, dalam sepekan pelaksanaannya, pihaknya menyediakan sebanyak 420 vial vaksin.

 

“Sedangkan target sasaran sebanyak 4.200 orang,” tambah Machli.

 

Machli menerangkan, ada beberapa sasaran yang diprioritaskan dalam Pekan Gebyar Vaksinasi ini. Yakni lansia, Aparatur Sipil Negara (ASN), guru, dosen, pengurus tempat ibadah, ustadz-ustadzah dan pendeta-pastor.

Baca juga : RESMI! GeNose Dipergunakan di Bandara Syamsudin Noor, Ini Harganya

Adapun masjid-masjid yang menjadi lokasi petugas antara lain, masjid Raya Sabilal Muhtadin, masjid Jami Banjarmasin, masjid Al Jihad, masjid Hasanuddin Madjedi, masjid Noor, masjid At Taqwa, masjid Mujahiddin dan masjid Qomaruddin. Sedangkan untuk di gereja, akan memilih Katedral Kota Banjarmasin.

 

“Warga cukup membawa KTP. Untuk di masjid kita buka mulai dari selesai Magrib sampai selesai Tarawih,” ucap Machli.

 

Lantas, bagaimana jika ternyata target sasaran ini tak juga tercapai? mengenai hal itu, Machli mengaku terpaksa akan mengalihkan untuk masyarakat umum. Sembari menunggu instruksi Menteri Kesehatan untuk tahapan tersebut.

 

“Vaksin ini kadaluarsanya bulan Agustus. Jadi jika tidak juga tercapai maka kita alihkan untuk masyarakat umum,” pungkasnya.

(kanalkalimantan.com/tius)

 

Reporter : Tius
Editor : Bie

 

 

 


iklan

Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca

-->