Connect with us

BARISTAND

Gelar ICSTSI, Baristand Pertemukan Ilmuwan Cari Solusi Penelitian dan Teknologi Berkelanjutan (1)


Seminar Virtual Dihadiri Para Pakar Internasional


Diterbitkan

pada

Baristand dan PS Kimia FMIPA ULM gelar ICSTSI 2020 dengan tema “Emerging Science and Technology as A Solution for Global Challenge on Research and Technology Based on Sustainable Resources” Foto : baristand

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU– Balai Riset dan Standardisasi Industri Banjarbaru bekerjasama dengan Program Studi Kimia FMIPA Universitas Lambung Mangkurat, memulai kegiatan International Conference on Science and Technology for Sustainable Industry (ICSTSI 2020) dengan tema “Emerging Science and Technology as A Solution for Global Challenge on Research and Technology Based on Sustainable Resources” secara virtual melalui Zoom.

Seminar Internasional ini diselenggarakan selama dua hari, tanggal 6 – 7 Agustus 2020. Acara dibuka oleh Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) Dr. Ir. Doddy Rahadi, MT, dengan menghadirkan empat Keynote Speaker yaitu, Prof. Dr. Shinso Yokota (Utsunomiya University, Japan), Assoc. Prof. Dr. Azlan Kamari (Universiti Pendidikan Sultan Idris Malaysia), Prof. Dr. Ir. Umar Santoso, M. Sc (Faculty of Agricultural Technology Gadjah Mada University), Mukhlis Bahrainy (CEO Pachira Group) dan Prof. Dr. Is Fatimah (The Islamic University of Indonesia ).

Kegiatan diikuti oleh sebanyak 123 peserta presenter oral, 11 presenter poster, 27 peserta umum dan 40 tamu undangan, narasumber kunci 5 orang, pembicara undangan 6 orang, yang berasal dari Indonesia, Jepang dan Malaysia yang disajikan secara lisan dan dalam bentuk presentasi poster.

Ada enam topik yang diusung dalam seminar ini, yaitu : Material and Applied Chemistry; Wood and Non Wood Forest Product Technology; Food, Cosmetics and Medicines; Analysis Methods Validation, Industrial Process Optimalization & Manufacturing; Biorefinery, Bioenergy and Renewable Energy & Biotechnology; Waste Treatment and Environmental Management.



Publikasi seminar akan diterbitkan dalam bentuk prosiding di penerbit bereputasi tinggi yang terindeks Scopus yaitu : IOP Conference Series Material Science and Engineering. Selain itu juga akan dipublikasikan di jurnal internasional (Q3) dan jurnal nasional terakreditasi (Sinta 2).

Kepala Baristand Industri Banjarbaru, Budi Setiawan sebagai tuan rumah mengatakan “Tujuan utama konferensi ini adalah mempertemukan ilmuwan, akademisi dan praktisi dari berbagai bidang untuk bertukar pikiran, dengan mempresentasikan hasil penelitian mereka.

“Konferensi dua hari ini tentunya merupakan momen yang telah kami tunggu-tunggu, karena forum ilmiah tingkat internasional ini merupakan sarana yang sangat baik untuk menghubungkan semua peserta dari latar belakang apa pun,” katanya.

Dia mengatakan, kegiatan dimulai dengan beberapa diskusi hebat di mana semua dapat saling belajar. Harapannya akan mengarah pada kolaborasi yang bertujuan untuk memperbaiki lingkungan dan masyarakat.

Harapan yang sama juga disampaikan Dekan MIPA Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Abdul Gafur. Ia mengatakan, kolobarasi ini melibatkan sumber daya yang unggul dari masing-masing instansi, tidak menutup kemungkinan akan terjalin kerjasama-kerjasama lain dimasa yang akan datang.
Dalam sambutan pembukaan melalui Aplikasi Zoom, Kepala BPPI, Doddy Rahadi mengatakan, erkelanjutan berarti mampu dipertahankan pada tingkat yang stabil tanpa menghabiskan sumber daya alam atau menyebabkan kerusakan ekologis.

“Pembangunan berkelanjutan membutuhkan pola penggunaan sumber daya yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan manusia sambil melestarikan lingkungan sehingga kebutuhan ini dapat dipenuhi tidak hanya di masa kini, tetapi di masa depan yang tidak terbatas. Keberlanjutan masih menjadi isu krusial bagaimana sektor industri menggunakan teknologi untuk mengeksplorasi dan memanfaatkan sumber daya di era revolusi industri 4.0,” terangnya. (Kanalkalimantan.com/cel)

Reporter : Cel
Editor : Cell



iklan

Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca

-->