Connect with us

DPRD Kota Palangka Raya

DPRD Palangkaraya Minta Peternak Tetap Waspada PMK

Diterbitkan

pada

Wakil Ketua I Komisi C DPRD Palangkaraya, Ruselita. Foto: Ist

KANALKALIMANTAN.COM, PALANGKARAYA – Meski di Kota Palangkaraya saat ini sudah dinyatakan zero case alias tidak ada kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK)  hewan ternak, namun kewaspadaan, terutama antisipasi dini perlu dilakukan, Sebab bisa saja hewan ternak kembali tertular, karena virus PMK ini cepat menular dan berbahaya.

“Jadi harus diantisipasi, jangan sampai hewan ternak tertular. Terlebih penularan virus PMK ini sangat cepat, sehingga berbahaya bagi hewan ternak,” kata Wakil Ketua I Komisi C DPRD Palangkaraya, Ruselita.

Lebih jauh srikandi DPRD Palangkaetaya dari Partai Perindo ini menjelaskan, untuk mengantisipasi PMK, maka pemerintah harus melakukan vaksinasi lebih awal hewan ternak.

Meskipun disadari, dosis vaksin PMK ini masih belum merata diberikan ke hewan ternak karena baru sedikit yang dipesan, namun pemberian vaksin tetap dilakukan.

 

Baca juga  : Awaluddin Janji Bantu Dana Operasional PMI Kotabaru Rp 200 Juta

“Sembari menunggu vaksin, maka instansi teknis dapat melakukan antisipasi pencegahan penularan PMK. Seperti pembatasan dan pembersihan kandang-kandang atau melakukan metode pencegahan lainnya,” ungkapnya.

Disampaikan Ruselita, Kota Palangkaraya menjadi salah satu daerah yang hewan ternaknya tertular PMK. Namun sudah ditangani dengan baik oleh pihak terkait.

Terlebih sejauh ini pembatasan dan pengecekan keluar masuk hewan ternak telah dilakukan secara ketat, sehingga jangan sampai ada hewan ternak dari luar yang masuk menjangkiti hewan ternak yang sehat.

“Kami mengapresiasi Pemko Palangkaraya melalui instansi terkaitnya yang sejauh ini telah melakukan penanganan PMK, dengan cepat dan tepat serta aman,” tutupnya. (Kanalkalimantan.com/tri)

Reporter : tri
Editor : cell


iklan

MUSIC HITS with VOA


Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca

-->