Hukum
Divonis Seumur Hidup Dipecat dari Kemiliteran, Prajurit AL Jumran Pikir-pikir
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Vonis Majelis Hakim Pengadilan Militer (Dilmil) I-06 Banjarmasin sejalan dengan tuntutan Oditurat Militer (Otmil) III-15 Banjarmasin untuk Jumran, anggota TNI Angkatan Laut (AL) pangkat Kelasi I Bahari yang bertugas di Lanal Balikpapan.
Melalui putusan, Ketua Majelis Hakim Letkol Chk Arie Fitriansyah mengetuk palu yang menyatakan Jumran dihukum penjara seumur hidup dan dipecat dari dinas kemiliteran TNI AL.
Isi putusan itu pula menyatakan bahwa Jumran bersalah karena melakukan pembunuhan berencana terhadap Juwita.
Baca juga: Tok! Vonis Penjara Seumur Hidup Prajurit TNI AL Jumran

Terdakwa Jumran di hadapan Majelis Hakim Dilmil I-06 Banjarmasin, Senin (16/6/2025) pagi. Foto: wanda
Kepala Otmil III-15 Banjarmasin Letkol Chk Sunandi mengatakan dari serangkaian persidangan, mulai dari Jumran yang didakwaan pasal subsidier hingga putusan, semuanya dikabulkan oleh majelis hakim.
“Seperti diketahui, diawali dengan dakwaan Oditur mulai dari dakwaan subsidaritas dengan dakwaan primer 340 KUHP subsider 338 KUHP, sesuai dengan tuntutan seumur hidup dan pidana tambahan dipecat dan itu semua dikabulkan mejelis hakim,” ujar Kepala Otmil III-15 Banjarmasin yang ditemui usai persidangan, Senin (16/6/2025) siang.
Oditurat Militer sendiri katanya menyatakan menerima putusan hakim tersebut.
“Dan Oditur sendiri menerima, artinya sudah sesuai dengan apa yang dibuktikan oleh Oditurat Militer dan diputus oleh majelis hakim,” sambung Letkol Chk Sunandi.
Baca juga: Jelang Vonis Jumran, Keluarga Juwita Bentang Spanduk “Harga Mati Hukum Mati”
Ia menjelaskan sesuai dengan fakta-fakta hukum dipersidangan, bahwa unsur-unsur tindak pidana yang dilakukan oleh terdakwa semuanya terbukti secara sah dan meyakinkan oleh hakim.
“Dimana ada unsur kesatu barang siapa, unsur kedua dengan sengaja dan dengan rencana terlebih dahulu, serta unsur ketiga barang siapa dengan sengaja dan dengan rencana terlebih dahulu merampas nyawa orang lain,” ungkapnya.
“Semuanya terbukti secara sah dan meyakinkan, artinya tidak ada hal-hal yang meringankan terdakwa terhadap perbuatan pidananya,” sambung dia.
Sementara itu, didengarkan juga pernyataan terdakwa yang masih pikir-pikir atas putusan hakim tersebut.
Baca juga: Tidak Tuntutan Hukuman Mati, Keluarga Juwita Kecewa
Terkait pertanyaan atas upaya hukum berikutnya seperti yang dijawab oleh terdakwa pihaknya belum bisa memberikan keterangan.
“Kita belum mengetahui putusan apa yang diambil oleh terdakwa, apakah terdakwa melakukan upaya hukum atau tidak,” katanya.
Namun dirinya menegaskan bahwa Oditurat Militer tetap dengan sikap menerima putusan mejelis hakim. (Kanalkalimantan.com/wanda)
Reporter: wanda
Editor: bie
-
HEADLINE2 hari yang laluKucuran Dana Seret, Operasional Dapur MBG di Banjarbaru Terhambat
-
HEADLINE3 hari yang laluJerit Warga Kalsel Pertamax Melonjak
-
HEADLINE3 hari yang laluNaik 31,8 Persen, Pertamax Jadi Rp17.000 di Kalsel
-
Kota Banjarbaru2 hari yang laluBegini Respon Wali Kota Lisa Halaby Soal Pertamax Naik
-
Kota Banjarbaru2 hari yang laluWali Kota Lisa Halaby: Pola Hidup Sehat Jadikan Gaya Hidup Sehari-hari
-
HEADLINE3 hari yang laluKasus Korupsi IUP di Dinas ESDM Kalsel, Begini Respon H Muhidin dan H Supian HK

