Kanal
Disperkim LH HSU Terus Dorong Masyarakat Kelola Sampah Mandiri
AMUNTAI, Dinas Perumahan Permukiman dan Lingkungan Hidup (Disperkim LH) Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) terus mendorong masyarakat untuk mengelola sampah secara mandiri.
Hal tersebut seperti diungkap Kepala Disperkim LH Kabupaten HSU, Rusnaidy saat pembinaan pengelolaan persampahan di gedung Agung Setda HSU, Senin (24/6). Perlu perlakuan khususu untuk sampah rumah tangga dalam kehidupan sehari-hari untuk membangun HSU menuju bebas sampah 2025.
Lebih lanjut, Rusnaidy mengatakan, pembinaan ini adalah pembinaan dari Dinas LH Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) dalam rangka pengelolaan persampahan.
“Kegiatan ini berkaitan dengan adanya Perpres mengenai kebijakan strategi nasional dalam rangka pengelolaan sampah rumah tangga dan sampah sejenis rumah tangga,†kata Rusnaidy.
Adapun implementasi pemerintah kabupaten menyusun kebijakan strategi daerah (Jaksrada) dalam rangka pengelolaan sampah rumah tangga dan sampah sejenis rumah tangga.
“Sampah menjadi permasalahan nasional, dan sampah ini merupakan kewajiban pemerintah daerah, pemerintah provinsi maupun kabupaten hingga kecamatan, kelurahan, desa dalam pengelolaan sampah untuk dikurangi dan ditangani,†jelas Rusnaidy.
Sementara Asbiani, Fungsional Widyaiswara Bidang LH Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalsel mengatakan, selama ini yang menjadi dasar kebijakan dasar strategi nasional dan daerah adalah pengurangan dan penanganan sampah.
“Untuk pengurangan sekitar 30 persen tahun 2025 dan untuk penanganan 70 persen,†kata Asbiani.
Ia menambahkan, untuk pengurangan sampah 30 persen target sasaran adalah masyarakat entah itu pejabat, pegawai negeri dan masyarakat biasa untuk mengurangi sampah dalam kehidupan sehari hari.
Dan untuk penanganan 70 persen memang domain pemerintah, dimana Kabupaten HSU domain sampah organik, sehingga penanganannya sangat mudah, seperti pembuatan kompos dan pupuk.
“Jaksrada yang telah disusun ada targetnya, untuk bersama sama kita kerjakan, meskipun tantangan banyak karena merubah perilaku, kebiasaan tidak semudah membalikan telapak tangan, maka kesadaran perlu dari diri kita mencoba untuk ramah lingkungan,†tutupnya. (dew)
Editor : Bie
-
HEADLINE2 hari yang laluMaksimalkan OMC Tangani Karhutla, Wapres Gibran Minta Maaf Udara Kalimantan Buruk
-
Kota Banjarbaru2 hari yang lalu102 Rumah Tak Layak Huni Terima Program Barakat Gawe Banjarbaru
-
PLN UIP3B KALIMANTAN2 hari yang laluHumanitrip 2026 PLN Hadirkan Senyum 55 Anak Yatim dan Dhuafa
-
Olahraga1 hari yang lalu1.200 Pelari Jajal Rute 5,3 Km Heritage Run 2026 di Banjarbaru
-
HEADLINE4 jam yang laluTenggelam di Laut Jawa, Kapal Virgo Transport 8 Rute Surabaya-Banjarmasin Angkut 240 Orang
-
Kabupaten Balangan2 hari yang laluMTQ XIX Tingkat Kabupaten Balangan Digelar di Kecamatan Juai



