Connect with us

HEADLINE

Disebut Pakai Pemain Tidak Sah, Persebaru Layangkan Banding Tolak Sanksi Asprov PSSI Kalsel

Diterbitkan

pada

Para pemain Persebaru U-17 disebut tidak sah oleh Komdis Asprov PSSI Kalsel. Foto : Persebaruofficial

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Tampil gemilang dalam tiga laga babak penyisihan grup Piala Soeratin U-17 2021/2022 Zona Kalsel, Persebaru U-17 justru harus menelan pil pahit menyusul sanksi yang dilayangkan Komisi Disiplin (Komdis) Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Kalsel.

Surat keputusan yang ditetapkan Ketua Komisi Disiplin Asprov PSSI Kalsel, Bujino A Salan pada 11 Januari 2022 menyebutkan tim Persebaru U-17 telah memainkan pemain yang sudah berkompetisi di Piala Soeratin U-17 Asprov PSSI Jawa Barat memperkuat klub Bone Pro FC.

Keputusan kontroversial Asprov PSSI Kalsel ini merupakan tindaklanjut dari pelaporan yang dilakukan tiga tim sekaligus yakni Kotabaru FC, Persetab Tabalong dan Peseban Banjarmasin.

Ketiganya merupakan tim yang telah menelan kekalahan saat melawan Persebaru dalam fase babak penyisihan grup, beberapa hari yang lalu.



 

 

Baca juga : Jadi Langganan Banjir, Bidang SDA Pecah Debit Air Masuk ke Sungai Rimba 

Walhasil, Asprov PSSI Kalsel memutuskan menganulir tiga laga yang telah dilakoni Persebaru U-17. Ironisnya lagi, Persebaru juga dikenakan sanksi denda sebesar Rp30 juta untuk setiap pemain yang tidak sah dan secara resmi dilarang mengikuti Piala Soeratin U-17 tahun berikutnya.

Terkait polemik ini, Ketua Umum Persebaru, Wartono mengaku sangat menyayangkan langkah yang diambil oleh Komdis Asprov PSSI Kalsel. Sebab baginya keputusan tersebut diambil tanpa adanya konfirmasi lebih dulu kepada dirinya maupun manajemen klub.

“Sangat disayangkan langkah yang diambil oleh Asprov PSSI Kalsel. Kami tidak pernah dikonfirmasi baik itu secara lisan maupun tulisan. Tiba-tiba saja kami menerima surat sanksi tersebut,” kata Wartono, Rabu (12/1/2022) malam.

Wartono tegas menyatakan menolak surat keputusan dan sanksi kepada Persebaru, dengan balik melayangkan surat banding kepada Asprov PSSI Kalsel. Menurutnya, klub sepak bola binaannya telah memenuhi prosedur dan tidak melanggar pasal yang disangkakan dalam sanksi.

 

Surat banding putusan Komdis Asprov PSSI Kalsel yang dilayangkan Persebaru. Foto: ist

Baca juga : Kebijakan Ekonomi Erdogan Hadapi Inflasi

Dalam hal ini, pasal yang disangkakan kepada Persebaru, mengatur terkait pemain yang dinyatakan tidak sah. Yakni bermain untuk dua klub berbeda yang merupakan perseta kompetisi dan tidak sesuai dengan ketentuan perpindahan pemain.

“Persebaru tidak melanggar pasal tersebut, inilah poin pertama isi surat banding sekaligus jawaban dari kami. Kami dituding dalam pasal pemain tidak sah. Padahal bunyi pasal yang dikenakan menggunakan kata dan. Secara bahasa hukum, pasal tersebut merupakan satu kesatuan kalimat yang harus dipenuhi secara utuh. Sementara, Persebaru tidak dalam kondisi memenuhi utuh kalimat pasal tersebut,” tegas Wartono.

Selain itu Wartono menerangkan perihal keikutsertaan Persebaru yang telah mengacu pada regulasi yang dikeluarkan oleh Asprov PSSI Kalsel. Dimana jika mengacu pada poin keempat disampaikan ihwal pendaftaran klub, pemain, dan official melalui SIAP.

“Persebaru Banjarbaru melalui SIAP, dinyatakan SAH 100% oleh PSSI sebagaimana bukti terlampir. Melalui surat banding ini kami berharap PSSI dapat mengoreksi keputusannya, serta menganulir surat yang telah dikeluarkan,” tuntas Wartono.

 

Baca juga : PUPR Banjarbaru Siapkan 6 Paket Peningkatan Sungai Senilai Rp9,5 Miliar!

Sebagai informasi, pada babak awal penyisihan grup Piala Soeratin U-17 2021/2022 Zona Kalsel, tim Persebaru berhasil melibas semua lawannya dengan skor sangat telak. Menang 5-0 melawan Kotabaru FC, 6-0 melawan Persetab Tabalong dan 3-1 skor akhir kemenangan melawan Peseban Banjarmasin.

Hasil itu membuat Pesebaru U-17 dipastikan mengatongi tiket ke babak semi final. Sayangnya atas keputusan ASPROV PSSI Kalsel terbaru ini, justru menghantarkan Kotabaru FC sebagai juara Grup A diikuti Peseban sebagai runner up.

Berikut Klasemen Akhir Grup A Setelah Sanksi

1. Kotabaru FC (9 poin)
2. Peseban Banjarmasin (6 poin)
3. Persetab Tabalong (3 poin)
4. Persebaru Banjarbaru (0 poin)

Sanksi yang diterima Persebaru U-17 :

  • Kemenangan Persebaru vs Kotabaru FC 5-0 dibatalkan dan dinyatakan kalah 0-3
  • Kemenangan Persebaru vs Persetab 6-0 dibatalkan dan dinyatakan kalah 0-3
  • Kemenangan Persebaru vs Peseban 3-1 dibatalkan dan dinyatakan kalah 0-3
  • Persebaru dikenakan sanksi denda sebesar Rp 30 juta untuk setiap pemain yang tidak sah
  • Persebaru dilarang mengikuti Piala Soeratin U-17 tahun berikutnya. (kanalkalimantan.com/al)

Reporter : al
Editor : bie


iklan

Komentar

Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca

-->