Berhasil Dibudidayakan, Lahan Tanam Bawang Merah Diperluas - Kanal Kalimantan
Connect with us

Advertorial

Berhasil Dibudidayakan, Lahan Tanam Bawang Merah Diperluas

Diterbitkan

pada

Dinas TPH Provinsi Kalsel mendukung pengembangan bawang merah di Desa Kahelaan. Foto : dinas tph banjar

MARTAPURA, Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura (TPH) Provinsi Kalimantan Selatan mendukung pengembangan bawang merah di Desa Kahelaan, Kecamatan Sungai Pinang Kabupaten Banjar, setelah berhasil ujicoba yang dilakukan dalam satu bulan.

Menurut HM Fachry, Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura Kabupaten Banjar, dukungan tersebut akan terwujud dalam penambahan luas tanam dari semula 1 hektare menjadi 5 hektare. Dengan keberhasilan yang sudah dicapai sebelumnya Dinas TPH Kalsel sangat gembira dengan ujicoba tanam bawang merah di Desa Kahelaan, sehinga diharapkan pada tahun depan bakal mendukung dengan anggaran APBD Kalsel untuk luasan lahan 5 hektare.

“Kita juga akan mengajukan bantuan pengembangan kepada Kementerian Pertanian, Insya Allah akan mendapat respon yang bagus. Namun syaratnya kita mesti menumbuhkan dahulu tanaman minimal seluas 5 hektare, baru kementerian akan mengembangkannya hingga 25 hektare,” jelas Fachry.

Perlu diketahui bawang merah varietas brebes adalah bawang merah pertama yang berhasil dikembangkan oleh Kelompok Tani Sri Rejeki di bawah naungan Gapoktan Harapan Masa di Desa Kahelaan, Kecamatan Sungai Pinang, Kabupaten Banjar.

Dijelaskan Fachry, saat di temui Kanal Kalimantan petani desa Kahelaan Kecamatan Sungai Pinang, Kabupaten Banjar, berhasil mengembangkan budidaya tanaman bawang merah pertama yang ditanam dan dikembangkan di Kabupaten Banjar.

Bawang merah varietas brebes tersebut berhasil tumbuh subur di lahan perbukitan di sebagaian wilayah di Kabupaten Banajar, walaupun ditanam pada saat musim kemarau. Meski baru uji coba, hasil yang diperoleh petani bawang merah Desa Kahelaan cukup menggembirakan. Dari pengembangan modal yang dikeluarkan untuk menanam bawang di lahan 1 hektare sebesar Rp 50.560.000 dengan bibit 800 Kg, bawang merah dijual di tingkat petani seharga Rp 15.000 per kilogram, sehingga potensi penghasilan mencapai 6 ton atau Rp 90.000.000,  dengan waktu tanam 65 hari.

Dalam pengembangan berikutnya untuk lokasi budidaya pihaknya Dinas TPH Banjar akan tetap memilih di Desa Kahelaan kerena sudah berhasil mengembangkan bawang merah dan kawasan tersebut akan dijadikan sentra budidaya bawang merah di Kabupaten Banjar.

“Rencananya, pada bulan ini, akan mulai dilakukan penanaman bawang merah di Desa Sungai Batang tersebut. Kita berharap, meskipun merupakan swadaya petani sendiri, budidaya bawang merah di sana juga akan berhasil sebagaimana yang terjadi di Kahelaan,” ujarnya.

Petani Desa Kahelaan Kecamatan Sungai Pinang berhasil mengembangkan bawang merah varietas Brebes dengan hasil cukup bagus  yakni dari satu hektare lahan menghasilkan sekitar 6 ton bawang merah, dengan waktu tanam sekitar 65 hari.

Keberhasilan tersebut diapresiasi oleh Bupati Banjar KH KHalilurrahman dan berharap bawang merah bisa terus dikembangkan, sehingga menjadi alternatif penghasilan petani di Kabupaten Banjar. (rendy)

Reporter : Rendy
Editor : Abi Zarrin Al Ghifari

Bagikan berita ini!
  • 1
    Share
Advertisement

Headline

Trending Selama Sepekan