Connect with us

Pilgub Kalsel

Bawaslu Tak Ajukan Dana Tambahan PSU Pilgub Kalsel, KPU Minta Tambah Rp23 Miliar!

Diterbitkan

pada

Ketua Bawaslu Kalsel Erna Kasypiah Foto: Tius
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Dalam pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilgub Kalsel, Badan Pengawasan (Bawaslu) Kalsel, tidak mengajukan anggaran tambahan.

Bawaslu menilai anggaran sisa Pilkada tahun lalu cukup untuk digunakan.

“Alhamdulillah masih ada sisa yang kemarin, jadi sisanya itu kita coba simulasikan untuk pengawasan PSU nanti, kemungkinan itu sudah cukup, sehingga kami tidak mengajukan anggaran baru kepada Pemprov Kalsel terkait dana untuk pengawasan,” ujar Erna Kasypiah, Ketua Bawaslu Provinsi Kalsel, usai mengikuti rapat koordinasi terkait persiapan pelaksanana PSU, Senin (29/3/2021).

Walaupun demikian, pihaknya hanya akan mengajukan fasilitas protokol kesehatan kepada Pemprov Kalsel untuk pelaksanaan PSU mendatang.



Sementara itu, dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi telah mengajukan anggaran PSU sebesar Rp23 miliar. Dana tersebut membengkak dari permintaan awal Rp19 miliar.

Baca juga : KPU Kalsel Gelar Rakor Persiapan PSU, Data Pemilih Akan Kembali Dirapikan

“Kami mengajukan anggaran tadi Rp19 miliar, tetapi ternyata ada kekurangan, terakhir kita minta Rp23 miliar pada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalsel,” ujar Ketua KPU Provinsi Kalsel, Sarmuji.

Sarmuji membeberkan bahwa anggaran sisa pada Pilkada tahun lalu tertinggal sebesar Rp10 miliar.

“Mudah-mudahan kawan di Kabupaten/Kota masih ada anggaran tersisa, jadi kekurangannya berapa kami konsultasikan dengan Badan Keuangan daerah,” pungkas Sarmuji. (Kanalkalimantan/Tius)

 

Reporter : Tius
Editor : Cell

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
iklan

Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca

-->