Connect with us

Kabupaten Banjar

Bangkit dari Pandemi, Kerajinan dan Perhiasan Khas Martapura Diharapkan Tembus Pasar Dunia

Diterbitkan

pada

Pusat kerajinan di CBS Martapura yang menjadi salah satu ikon wisata Kalsel. Foto : wanda

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Menggeliatnya sektor pariwisata tentu sangat dinantikan oleh pedagang souvenir untuk bisa mengais rezeki di masa pandemi. Meski kondisi belum sepenuhnya pulih, beberapa pelaku usaha tampak tetap membuka toko di Pusat Perbelanjaan Pertokoan Cahaya Bumi Selamat (CBS) Martapura.

Kanalkalimantan.com mengunjungi deretan toko souvenir khas Kota Intan Martapura di Pusat Perbelanjaan Pertokoan CBS Martapura. Hampir semua toko menjual kain, batu permata, sampai aksesoris seperti kalung dan gelang.

Barang unik beraroma seni yang dihasilkan oleh para pelaku UMKM Banua dinilai memiliki desain khas tradisional yang sangat baik serta kualitas premium. Kerajinan ini pun telah diapresiasi oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno.

Seperti diketahui kemunduran ekonomi terjadi akibat adanya pandemi. Beberapa inovasi lantas dilakukan pelaku usaha agar meningkatkan kembali omzet yang sempat hilang karena pandemi.



 

Baca juga : Jokowi Cabut Ribuan Izin Usaha Pertambangan Hingga Perkebunan, Ini Rinciannya

Seorang pedagang souvenir permata dan kerajinan rotan, Winda, mengaku sudah melakukan digitalisasi dengan memanfaatkan teknologi seperti melakukan penjualan dan pemasaran produk secara daring.

“Karena sebelum pandemi biasanya wisatawan banyak yang datang ke sini membeli oleh-oleh seperti gantungan kunci, tas dari manik atau aksesoris permata. Jadi sekarang kita coba untuk memasarkan kerajinan secara online ke luar wilayah,” ucap Winda.

Namun demikian, pengadaan barang dan jasa oleh pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) tentu menghadapi tantangan. Winda mengungkapkan tantangan dapat dilihat dari segi nilai kuantitas dan kualitas yang harus ditingkatkan agar lebih berdaya saing.

Winda berharap nilai ini akan terus tumbuh seterusnya dan dapat memberikan manfaat bagi pelaku UMKM yang sangat bergantung pada sektor pariwisata serta berdampak bagi perekonomian nasional.

 

Baca juga : Begini Kronologis Tragedi Maut yang Tewaskan Pebengkel di Buntok

“Selama pandemi ini kami juga berharap pemasaran dapat menembus pasar asing. Masyarakat lokal maupun manca negara harus lebih mengetahui dan mengenal kerajinan khas Martapura ini,” lanjut Winda.

Dia juga menegaskan dukungan pemerintah melalui belanja produk UMKM harus terus ditingkatkan agar pelaku UMKM mendapat pasar tetap yang dapat dijadikan basis pendapatan untuk berkembang lebih luas. (Kanalkalimantan.com/Wanda)

Reporter : wanda
Editor : cell


iklan

Komentar

Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca

-->