Connect with us

Kabupaten Banjar

Akhir Tahun, Capaian Imunisasi MR di Banjar Cuma 43 Persen!

Diterbitkan

pada

Capaian Imunisasi MR di Kabupaten Banjar masih jauh dari target Foto : net

MARTAPURA, Berbagai upaya dilakukan Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar untuk meningkatkan capaian program Imunisasi Campak dan Rubella (MR). Namun sampai saat ini, capaiannya baru 43 persen.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar Ikhwansyah mengatakan, dibandingkan bulan-bulan sebelumnya, ada penambahan signifikan. Meskipun target yang dicapai belum di atas 50 persen. Dia mengatakan, dua bulan sebelumnya masih di angka 34 persen.

“Sekarang angka tersebut relatif berambah walaupun masih jauh dari target yang diminta oleh Kementrian Kesehatan RI yakni 95 Persen. Penambahan angka ini tentunya tidak terlepas dari usaha dan upaya sosialisasi para petugas medis yang ada di setiap desa, kelurahan maupun kecamatan di kabupaten ini,” akunya.

Ikhwansyah mengharapkan hingga akhir 2018 yang jatuh pada 31 Desember mendatang cakupan angka pencapaian Imunisasi MR ini masih bisa bertambah. Mengingat sudah ada beberapa pondok pesantren di kabupaten ini yang membuka diri untuk melakukan imunisasi MR ini setelah di berikan sosialisasi dan pendekatan.



“Kita mengharapkan ada angka peningkatan yang lebih lagi hingga akhir tahun, walaupun kita tahu betapa sulitnya menerapkan hal ini, mengingat kabupaten Banjar merupakan daerah religius yang tidak serta merta mau menggunakan imunisasi ini,” terangnya.

Lebih jauh Ikhwansyah menjelaskan, dari semua UPT Puskesmas yang ada di Banjar, ada satu UPT Puskesmas yang sudah melebihi target yakni UPT Puskesmas Telaga Bauntung. Dimana mereka telah mencapai target 95 persen lebih untuk cakupan MR di wilayahnya.

Oleh karena itu dirinya sangat mengapresiasi atas upaya yang di lakukan para petugas yang ada di UPT Puskesmas tersebut. Selain menjadi percontohan juga sebagai motivasi bagi UPT Puskesmas lain agar dapat membantu meningkatkan angka cakupan imunisasi diwilayah puskesmasnya masing-masing.

“Saya menghimbau kepada masyarakat atau pun kepada pondok-pondok pesantren yang ada di kabupaten ini, agar mau membuka diri untuk melakukan Imunisasi MR, mengingat pentingnya imunisasi ini untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat,” pungkasnya. (rendy).

Reporter : Rendy
Editor : Chell


iklan

Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca

-->