Kota Banjarbaru
Nobar Film “22 Menitâ€Â, Penonton Tertawa Lihat Kapolri Ditilang
BANJARBARU, Menolak lupa atas terjadinya peristiwa teror Bom Tamrin di Jakarta , Polres Banjarbaru menggelar nonton bareng film “22 Menit†bersama Forkopimda, tokoh masyarakat dan awak media di Cinemaxx Q Mall Banjarbaru, Senin (23/7) malam.
Acara ini dihadiri Kapolres Banjarbaru AKBP Kelana Jaya berserta istri dan juga seluruh jajarannya. Terlihat tamu undangan juga turut berhadir diantaranya Kepala DPRD Kota Banjarbaru H AR Iwansyah berserta Istri, Kepala Kemenag Kota Banjarbaru Zainal Ilmi, Kajari Banjarbaru Silvia Desty Rosalina, Komandan Kodim 1006/ Mtp Letkol Inf Muchammad Ghoffar Ngismangil dan Wakil Ketua I TP PKK Kota Banjarbaru Hj Eny Apriyati Darmawan Jaya.
Film “22 Menit†ini menceritakan kisah nyata saat terjadinya bom Thamrin pada 2016 lalu. Karya garapan sutradara Eugene Panji dan Myrna Paramita ini disajikan dengan tampilan dan aksi yang memukau dari Polri hingga membuat penonton tetap menyimak.
Uniknya, tamu undangan dibuat tertawa sewaktu adegan pasangan suami istri diberhentikan oleh Polisi Lalu Lintas di lampu merah karena tidak memakai helm. Namun bukan karena ditilangnya yang membuat tamu undangan tertawa, melainkan sosok yang memerankan pengendara tersebut ialah Kapolri, yaitu Jenderal Tito Karnavian.

Usai menonton, kepada awak media Ketua DPRD Kota Banjarbaru H AR Iwansyah mengungkapkan bahwa sebenarnya lewat film 22 Menit ini masyarakat kembali diingatkan untuk jangan pernah takut melawan terorisme. Selain itu dirinya juga berpesan tidak hanya Polisi, peran serta masyarakat juga sangat penting dalam membasmi terorisme di Indonesia.
“Lewat film ini kita lihat bahwa negara kita memiliki polisi yang hebat, tidak perlu takut. Masyarakat juga harus membantu, apabila melihat ada hal yang mencurigakan segera lapor untuk ditindak lanjuti ke Pihak Kepolisian†ungkapnya.
Apresiasi lewat acara nonton bareng ini juga diberikan Kepala Kemenag Kota Banjarbaru Zainal Ilmi yang mengajak masyarakat kota Banjarbaru untuk selalu menjaga kondisifitas kemanan dan kenyamanan di Kota Banjarbaru.
“Film ini bagus, seluruh masyarakat harus menonton film ini. Karena dari film ini , pemeluk agama di Kota Banjarbaru bisa saling bekerja sama untuk menangkal aksi-aksi terorisme yang ada†tandasnya. (Rico)
Editor: Cell
-
Kabupaten Banjar2 hari yang laluPemkab Banjar Rekonstruksi Jalan Penghubung Desa Labuan Tabu, Lok Tangga dan Sungai Besar
-
Bisnis1 hari yang laluBank Kalsel Resmi Menjadi Bank Devisa
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara3 hari yang laluKafilah HSU Optimis Raih Hasil Terbaik di MTQ ke-37 Kalsel
-
Budaya3 hari yang laluSakralitas Tari Topeng Banjar dan Garapan Baru di Luar Pakem Klasik
-
Olahraga3 hari yang laluPerenang Muda Kalsel Sabet Dua Medali di A-Stream Open Water Swimming Bali 2026
-
DPRD Kota Palangka Raya3 hari yang laluKetua DPRD Palangka Raya Dorong Pelayanan dan Optimalisasi PAD


