HEADLINE
Stadion Standar Internasional Gagal di Wilayah Cempaka, Ini Sebabnya
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Sejumlah lokasi wilayah menjadi pertimbangan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) dalam rencana pembangunan stadion olahraga bertaraf internasional.
Salah satunya di Kota Banjarbaru. Tepatnya di wilayah Kecamatan Cempaka, dimana Pemerintah Kota Banjarbaru menawarkan lahan hibah kepada Pemprov Kalsel untuk pembangunan stadion tersebut.
“Tujuan kita awalnya dengan membangun stadion bersama itu bisa mengurangi biaya dan bisa digunakan bersama nantinya,” ucap Wali Kota Banjarbaru Aditya Mufti Ariffin, Jumat (21/3/2025).
Baca juga: Teror Kepala Babi di Tempo, Menkomdigi: Polisi Harus Usut Tuntas
Memang diakui Wali Kota Aditya, Pemko Banjarbaru hanya memberikan pilihan, tentang bagaimana keputusan itu ada di tangan Gubernur Kalsel.
“Kita hanya memberikan opsi, bagaimana keputusannya itu kewenangan Gubernur,” tegas Wali Kota Aditya.
Ia pun mengaku menerima keputusan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terkait pembangunan stadion apabila tidak berlokasi di wilayah Kota Banjarbaru.
Baca juga: PNS dan PPPK 2024 Pemko Banjarbaru Terima SK, Ini Pesan Wali Kota
Selanjutnya, kata Aditya, pemerintah akan mengevaluasi kembali terkait rencana pembangunan stadion berstandar internasional di ibu kota Kalsel.
“Kita lihat pembangunan stadion milik provinsi apakah dekat dengan Banjarbaru atau seperti apa, sehingga nanti bisa kita pertimbangkan kembali apakah kita jadi membangun stadion di Banjarbaru, atau kita setop,” jelas Aditya.
Sementara menurut informasi terakhir, Pemerintah Provinsi kabarnya lebih memilih lokasi pembangunan stadion baru tersebut di lahan yang berada di kawasan A Yani Kilometer 17, Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar.
Baca juga: Komitmen Bupati Sahrujani Membawa HSU Bangkit
“Sesuai arahan gubernur, pembangunan stadion internasional berlokasi di Kilometer 17 Gambut dan lahannya sudah disiapkan,” ungkap Wakil Gubernur Kalsel, Hasnuryadi Sulaiman usai membuka pasar murah di halaman kantor Dinas Perkebunan dan Peternakan Kalsel, Kamis (20/3/2025) tadi.
Lokasi tersebut dipilih pemerintah karena berdekatan dengan Kota Banjarmasin dan Kabupaten Banjar.
Adapun lokasi di lahan di Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru, menurut Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Kalsel, Ryan Tirta Nugraha dari hasil kajian terlihat akan terlalu padat.
“Kalau di Cempaka Kota Banjarbaru, dari kajian kami akan terlalu padat. Diprediksi bakal terjadi kemacetan ke depannya,” ujar Ryan Tirta Nugraha.
Sedangkan di Kecamatan Gambut, menurutnya akan lebih mudah diakses, dan mobilitas yang mudah bagi masyarakat untuk menuju stadion.
Di sisi lain progres pembangunan stadion bertaraf internasional di Kalsel sudah memasuki tahap pelelangan.
“Intinya, kami tidak hanya membangun. Tapi juga memikirkan bagaimana nanti setelah dibangun dan memerhatikan masyarakat untuk mengaksesnya,” tuntasnya. (Kanalkalimantan.com/wanda)
Reporter: wanda
Editor: bie
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara2 hari yang laluTahfidz 10, 20, dan 30 Juz Putra Kafilah HSU ke Final
-
kampus2 hari yang laluTim Peneliti FKIP ULM Ciptakan Modul Ajar Ekologi dan Pelestarian Lahan Basah Berbasis 4K
-
OPINI3 hari yang laluRevisi UU Polri 2026: Antara Argumen Negara dan Kembalinya Dwifungsi
-
HEADLINE1 hari yang laluKPK Geledah BPK Sumsel, Temukan Dokumen Manipulasi WTP Muara Enim
-
PUPR PROV KALSEL3 hari yang laluWujudkan Infrastruktur yang Berjualitas dan Aman, Dinas PUPR Kalsel Gelar Bimtek Pembinaan Jasa Konstruksi
-
Pendidikan3 hari yang laluEduAction Series #3 Kenalkan Anak Muda Peluang Belajar di Luar Negeri


