HEADLINE
Bayi Dibuang dalam Tas Jinjing di Guntung Manggis, Pelaku Diburu Polisi
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Bayi berjenis kelamin perempuan yang ditemukan di Jalan Kebun Durian Guntung Manggis RT 18 RW 003, Kelurahan Guntung Manggis, Kecamatan Landasan Ulin, Kota Banjarbaru, Rabu (12/4/2023) dini hari, masih dalam perawatan tim medis RSD Idaman Banjarbaru.
Bayi perempuan yang diperkirakan baru lahir tidak lebih dari 24 jam tubuhnya hanya dibalut satu kain warna putih coklat -sarung perempuan-.
Tubuh bayi yang dibalut kain sarung itu dimasukkan ke dalam tas jinjing atau goodie bag berwarna biru. Ditemukan sekitar pukul 03.40 Wita, bayi tersebut masih dalam keadaan hidup.
Kapolres Banjarbaru AKBP Dody Harza Kusumah melalui Kasi Humas Polres Banjarbaru Kompol Tajudin Noor dengan tegas mengatakan akan memburu pelaku yang tega menaruh bayi perempuan tersebut.
Baca juga: Bayi Dibuang di Guntung Manggis, Dibungkus Goodie Bag, Tali Pusar Dipasang Penjepit Kertas
“Kami kepolisian lakukan penyelidikan,” tegasnya.
Diungkapkan Kompol Tajudin, kepolisian akan mengusut tuntas kasus ini, langkah pertama yang akan ditempuh dengan mengumpulkan saksi-saksi di lapangan.

Tas jinjing warna biru yang digunakan sebagai pembungkus bayi perempuan yang dibuang. Foto: polresbjb
Sementara untuk kondisi bayi perempuan saat ini suhu tubuhnya sudah normal dengan saturasi 92 persen, kemudian diberikan oksigen 1/2 liter dan naik menjadi 100 persen.
“Berat bayi 1,5 Kg, bayinya akan dilakukan pemasangan infus oleh medis,” sebutnya.
Sebelumnya, bayi perempuan ditemukan salah seorang warga, Erna yang kemudian Erna melaporkan penemuannya kepada Babinsa Guntung Manggis Sertu Sudarsono.
Bayi perempuan tersebut diletakkan dalam sebuah goodie bag warna biru dan tubuhnya dibalut dengan kain warna putih coklat atau sarung khusus perempuan.
Baca juga: BREAKING NEWS. Bayi Dibuang Dini Hari, Ditemukan Dekat Kebun Durian di Guntung Manggis
Penemuan bayi ini tidak jauh dari permukiman warga dan kebun durian. Saat ditemukan keadaan bayi terbilang cukup bersih dengan ari-ari sudah tidak ada.
Selain itu, kondisi bayi masih merah dan posisi pusar sudah terpotong. Sedangkan untuk tali pusar dipasangi dengan penjepit buku dan penahan kertas.
Diperkirakan pelaku meletakkan bayi di dekat rumah Erna agar dapat mengasuh bayinya, pelaku mengira Erna pengasuh dari Panti Asuhan Ar Rahmah. (Kanalkalimantan.com/ibnu)
Reporter : ibnu
Editor : bie
-
HEADLINE3 hari yang laluBMKG : Cuaca Kalsel Cerah, Suhu Capai 36 Derajat Celsius
-
PUPR PROV KALSEL3 hari yang lalu53 Personel PUPR Kalsel Dikerahkan Cegah Karhutla di Hutan Lindung
-
Kota Banjarbaru1 hari yang laluWali Kota Banjarbaru Serahkan 104 Sertipikat Tanah Wakaf
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluIni Daftar Nama 106 Pejabat Pemkab Kapuas yang Baru Dilantik
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluBupati Kapuas Melantik 106 Pejabat, Tiga Jabatan Kepala Dinas Terisi
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara1 hari yang laluPemkab HSU Bagikan Masker, Bupati Sahrujani: Jaga Kesehatan




