Sepak Bola
Cetak Gol di Laga Debut, Pemain Berdarah Banjar Liam Oetoehganal Makin Moncer
KANALKALIMANTAN.COM, KONTICH – Tampil sebagai pemain debutan Liam Oetoehganal pesepak bola berdarah Banjar-Indonesia makin tampil prima bersama klub kasta keempat liga Belgia, K Beerschot VA U-23.
Ini adalah kemenangan beruntun kedua Beerschot U-23, dimana Liam tampil sebagai starter dan langsung mencetak gol penentu atas lawannya Pepingen-Halle.
Sang ayah, Otmar Oetoehganal menceritakan bagaimana kiprah putranya di Belgia semenjak pindah klub dari Feyenoord Rotterdam, Belanda ke K Beerschot VA, Belgia.
“Perkembangan Liam semakin bagus, dia juga sudah berlatih sebanyak dua kali bersama tim senior, dan pada pertandingan kemarin dia mencetak gol penentu,” ucap Otmar ayah Liam.
Baca juga: Kapolda Jatim Irjen Nico Afinta Dicopot Usai Tragedi Kanjuruhan
Sebagai pemain yang masih berusia 18 tahun Liam mampu bersaing dan berkembang bersama tim Beerschot U-23. Tampil menonjol di pramusim dan saat kompetisi membuat Liam semakin dipercaya klub untuk mengikuti program pelatihan agar segera bergabung bersama tim utama.
“Klub juga sangat puas dengan penampilan Liam sebagai pemain termuda dan menjanjikan yang dimiliki oleh Beerschot, pada penampilan debutnya saja Liam menyumbangkan satu assist dan satu gol,” lanjut Otmar.

Resmi direkrut klub kasta keempat Liga Belgia, K Beerschot VA U-23, ada 27 Juli 2022 lalu, Liam sempat ramai menjadi perbincangan para pecinta sepak bola di tanah air.
Pasalnya remaja kelahiran, 4 Mei 2004 ini memiliki darah Banjar dari sang nenek yang berasal dari Sungkai, Kabupaten Banjar.
Baca juga: Angkot Beroperasi Tanpa Izin Trayek, Dishub Banjarbaru Janji Tertibkan
Hingga saat ini Liam masih belum dilirik oleh PSSI, padahal tekadnya sudah bulat untuk bergabung dan bermain bersama timnas Indonesia.
Diketahui selain berdarah Indonesia Liam Oetoehganal juga memiliki darah Suriname dari sang ibu, hal ini juga membuatnya bisa tampil dan membela timnas Suriname.
Otmar Oetoehganal mengatakan bahwa akan menjadi hal yang membanggakan jika Liam bermain untuk timnas Indonesia, namun sebagai remaja berusia 18 tahun semua keputusan ada pada Liam.
“Yang terpenting adalah negara mana yang yakin dan percaya serta lebih dulu mendekati Liam, jika keduanya saya yakin Liam akan memilih Indonesia,” pungkas Otmar. (Kanalkalimantan.com/andy)
Reporter : andy
Editor : kk
-
Kalimantan Selatan3 hari yang laluWalhi Kalsel Tantang Menteri LH yang Baru Akhiri Persoalan Lingkungan
-
PTAM INTAN BANJAR2 hari yang laluLibur Hari Buruh Nasional, PTAM Intan Banjar Sesuaikan Jadwal Pelayanan
-
Infografis Kanalkalimantan1 hari yang laluMay Day 2026 : Ancaman Nyata AI di Dunia Kerja
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara2 hari yang laluWarga – Polisi Lakukan Perbaikan Jembatan Desa Jingah Bujur
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara2 hari yang laluTest Event Kejurnas dan Kejurda Menuju HSU Tuan Rumah Porprov 2029
-
Kota Banjarbaru2 hari yang laluOptimalisasi Penyelenggaraan Transportasi, Pemko Banjarbaru – Kemenhub RI Jalin Kerja Sama



