RELIGI
Jelang Ramadhan, Rumah Karantina Tahfiz Al Qur’an di Buntok Berlangsung 25 Hari
KANALKALIMANTAN.COM, BUNTOK – Rumah Karantina Tahfiz Al Qur’an kembali diadakan di Kabupaten Barito Selatan (Barsel), menjadi kegiatan mengisi bulan suci Ramadhan setiap tahunnya. Salah satu upaya membentuk pendidikan nilai-nilai Al Qur’an dan membina kepribadian seorang muslim sejak dini.
Kegiatan Rumah Karantina Tahfiz Al Qur’an 1443 Hijriyah dibuka Bupati Barito Selatan (Barsel) H Eddy Raya Samsuri ST. Kegiatan ini digelar selama 25 hari saat Ramadhan khusus hafalan Al Qur’an yang diikuti sebanyak 130 peserta.
Bupati Barsel mengatakan kegiatan ini memiliki peran penting dalam upaya menumbuh kembangkan minat baca Al Qur’an di masyarakat, sehingga program pemerintah untuk membumikan Al Qur’an dapat terwujud.
“Melalui rumah karantina tahfiz Al Qur’an ini patut kita dukung, karena di kabupaten ini akan muncul ahli-ahli Al Qur’an dan penghapal Al Qur’an yang akan memakmurkan agama di pelosok-pelosok desa wilayah Barito Selatan,” kata H Eddy Raya, Rabu (30/3/2022).
Baca juga : Laga Persahabatan, Allstar Family Buntok Ladeni Mutiara Hitam dari Balangan
Orang nomor satu di Pemkab Barsel itu juga berpesan, agar para santri yang mengikuti karantina tahfiz Al Qur’an bersungguh-sungguh dalam menghapal.
Masa sekarang anak-anak yang tengah dihadapkan dengan pengaruh globalisasi, sangat terdampak pada kemerosotan moral generasi muda Islam.
“Supaya generasi muda kita ini tidak terseret, semua pihak harus bergandengan tangan untuk membentenginya dengan nilai-nilai keagamaan,” pinta Eddy Raya.
Ketua Panitia Pelaksana kegiatan Tahfiz Qur’an H Muhammad Sibawaihi Lc mengatakan, pelaksanaan tahfiz Al Qur’an tahun ini merupakan yang ketiga kalinya dalam mengisi waktu bulan Ramadhan.
“Tentunya ini menjadi syukur bagi kita semua, dengan setiap tahunnya semakin banyak perkembangan dan semakin banyak dukungan dari segala pihak dalam pelaksanaan kegiatan ini,” ujar Sibawaihi.
Baca juga : Soal Pilkades Serentak, Ini Wanti-wanti Ketua Komisi I DPRD Kapuas
Ditambahkannya, pihaknya hanya memfasilitasi kegiatan saja, karena semua biaya kegiatan dari swadaya santri dibantu pihak dermawan yang ingin kegiatan ini terlaksana.
“Jadi kita sangat bersyukur, banyak bantuan dari berbagai pihak baik dari pemerintah daerah, para dermawan dari Bartim hingga Kapuas,” beber H Sibawaihi.(Kanalkalimantan.com/digdo)
Reporter : digdo
Editor : bie
-
HEADLINE2 hari yang laluPSN dan Konsesi Perparah Ancaman El Nino di Kawasan Gambut Kalimantan
-
Kota Banjarbaru2 hari yang laluWarning Wali Kota Banjarbaru soal Pungutan di Sekolah
-
Infografis Kanalkalimantan2 hari yang laluTema Hari Kebangkitan Nasional 2026
-
Kabupaten Banjar2 hari yang laluPemkab Banjar Serahkan Bantuan kepada Korban Angin Kencang di Gudang Hirang
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara3 hari yang lalu1.623 Pelajar MI se HSU Khataman Al Qur’an Massal
-
Kabupaten Kapuas1 hari yang laluCamat Kapuas Murung Hadiri Pelantikan Tim Pembina Posyandu Kabupaten Kapuas





