Infografis Kanalkalimantan
Waspada Bahaya Penyakit Leptospirosis saat Banjir
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Banjir masih melanda sebagian besar wilayah di Kalsel. Sejumlah penyakit akan rentan menyerang kulit dan salah satunya leptospirosis.
Sebab, berdasarkan data dari Direktorat Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Kementerian Kesehatan, penyakit ini mudah tersebar saat banjir. Penularannya melalui kencing tikus yang salah satunya bisa mengalir di area banjir.
Penularan leptospirosis masuk ke dalam tubuh manusia melalui selaput lendir, mata, hidung, makanan. Bahkan, bisa tertular pada kulit yang mengalami lecet.
Tanda atau gejala penyakit ini ialah terjadinya menggigil, batuk, diare, sakit kepala tiba-tiba, demam tinggi, nyeri otot. Kemudian, hilangnya napsu makan, serta mata merah dan mengalami iritasi.
Sebelum terserang penyakit ini, lakukanlah pencegahan dini. Di antaranya, melakukan perilaku hidup bersih dan sehat, dengan menjaga kebersihan diri dan lingkungan.
Pahami gejala dan cara pecegahannya melalui infografis berikut.
-
Pemprov Kalsel1 hari yang laluKebun Raya Banua Dibuka H+2 Lebaran
-
Kriminal Banjarmasin2 hari yang laluBuser Polsek Banjarmasin Timur Bekuk Pelaku Pencurian Motor di Langgar Darussalam
-
Kriminal Banjarmasin3 hari yang laluCekcok Berakhir Maut di Gang Seroja, Dua Pelaku Diringkus
-
Kota Banjarbaru2 hari yang lalu7.062 Pegawai Pemko Banjarbaru Terima THR, PNS dan PPPK hingga PJLOP
-
Bisnis2 hari yang laluPenumpang Mudik Angkutan Laut Pelindo Sub Regional Kalimantan Tumbuh 15,45 Persen
-
Infografis Kanalkalimantan2 hari yang lalu18 Maret Hari Arsitektur Indonesia, Cermin Peradaban





