Connect with us

Kabupaten Hulu Sungai Utara

Webinar Literasi Digital HSU: Banyak Fitur Pintar Pembelajaran ke Siswa dan Mahasiswa

Diterbitkan

pada

Webinar literasi digital “Menjadi Pintar Berinternet dengan Literasi Digital”, Kamis (22/7/2021) siang. Foto: dewi
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI – Kecakapan digital harus ditingkatkan dalam masyarakat agar mampu menampilkan konten kreatif mendidik yang menyejukkan dan menyerukan perdamaian.

Sebab, tantangan di ruang digital semakin besar, seperti konten-konten negatif, kejahatan penipuan daring, perjudian, eksploitasi seksual pada anak, ujaran kebencian, radikalisme berbasis digital.

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) RI bekerja sama dengan Siberkreasi menggelar acara webinar literasi digital.

Kemenkominfo RI bekerjasama dengan Siberkreasi menggelar acara webinar literasi digital “Menjadi Pintar Berinternet dengan Literasi Digital”, dibuka Bupati Hulu Sungai Utara (HSU) H Abdul Wahid, Kamis (22/7/2021) siang, dipandu host Ovi Darin.



 

 

Baca juga: Wali Kota Banjarbaru Terbitkan Surat Edaran PPKM, Begini Isinya 

Kegiatan bertujuan untuk mendorong masyarakat menggunakan internet secara cerdas, positif, kreatif, dan produktif sehingga dapat meningkatkan kemampuan kognitifnya untuk mengidentifikasi hoax, serta mencegah terpapar dampak negatif penggunaan internet.

Narsumber webinar, seorang akademisi, Akhmad Riduan SSos MAP, membahas kecakapan digital. Mengenai kecakapan digital harus memiliki dan menyesuaikan diri dengan perubahan tersebut.

Terkait dengan kecakapan pembelajaran secara digital yang mana hari ini diasakan siswa-siswi dari mulai tingkat pendidikan dasar sampai kepada perguruan tinggi itu merasakan betul bagaimana pembelajaran digital.

“Merubah pola-pola pembelajaran konvensional dengan menggunakan platform media sosial yang tersedia dengan istilah learning management sistem (LSM) atau yang mana fitur-fitur user interface bisa kita gunakan dalam rangka pendaftaran online,” ujar Ketua STIA (Sekolha Tinggi Ilmu Administrasi) Amuntai.

Pada ruang ujian online menjadi sangat familiar dengan kehidupan para pelajar, dan juga mahasiswa di masa pandemi ini, dengan banyaknya fitur-fitur pintar yang menyediakan LMS, baik yang berbayar maupun gratis.

“Kita merasa sangat terbantu, sehingga proses pembelajaran yang berlangsung di sekolah atau di berbagai lembaga pendidikan tinggi tetap bisa berlangsung menggunakan Google Classroom,” terangnya.

Dalam masa ini, tidak hanya di dalam pembelajaran digital, tapi juga harus cakap dalam digital marketing untuk pola interaksi yang terbatas, seperti PSBB kemarin atau sekarang PPKM dan sebagainya. Akses ekonomi sekarang banyak berlangsung di dunia digital dengan beberapa platform yang disediakan oleh vendor.

Baca juga: Bangkitkan Sektor UMKM, Pemko Banjarbaru Salurkan Bantuan Dana CSR 

“Geliat marketing di dalam dunia digital menjadi semakin marak dengan terjadinya pandemi Covid-19, sehingga jual beli barang dan jasa itu sekarang lebih banyak terjadi di ruang digital,” beber Akhmad Riduan.

Nara sumber kedua, Norsanti SSos MAP membahas budaya digital, dimana di jaman dahulu berbeda dengan sekarang, dahulu dituntut untuk bersekolah mendapat gelar baru bisa kerja.

Saat ini itu tak berlaku bahkan sambil sekolah, kuliah tetap bisa bekerja, banyak di antaranya belum bergelar bisa kuliah dari hasil kerjanya.

“Kuliah sambil kerja ada banyak pelaku seperti itu, bahkan kuliah sambil kerja sambil jualan tapi jualan di sosial media kaya online gitu,” ujar Wakil Ketua STIA Amuntai.

Pemanfaatan digital sangat baik apabila dimanfaatkan dengan benar, bisa digunakan untuk tempat mencari uang seperti jualan online dan lain-lainnya.

Ada juga untuk menimba ilmu, bahkan sekarang, anak-anak zaman sekarang ilmu melampaui guru dan dosen karena kehebatan digital. “Entah ia banyak mencari tahu di internet atau ia banyak membaca,” terang Norsanti.

Kehebatan ruang digital memang sangat menarik ditambah lagi kita mampu menimba ilmu meski di rumah saja dengan searching internet. (kanalkalimantan.com/dewi)

Reporter : dewi
Editor : bie


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
iklan

Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca

-->