Kota Banjarbaru
Wakil Wali Kota Wartono Minta Masyarakat Terus Kembangkan Toleransi
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Toleransi antar masyarakat dan pemeluk agama di Kota Banjarbaru mesti terus dikembangkan. Hal ini untuk menciptakan kerukunan dan kebersamaan sebagai modal membangun Banjarbaru.
Hal tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Banjarbaru Wartono saat membuka acara Sosialisasi Moderasi Beragama, Toleransi dan Kerukunan Umat Beragama pada Kalangan Ormas dan Lembaga Pendidikan oleh Pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama Kota Banjarbaru, di Aula Linggangan Intan DPRD Banjarbaru, Kamis (1/7/2021).
Acara dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Banjarbaru, Ketua FKUB, perwakilan Badan Kesbangpol Kota Banjarbaru, serta para peserta sosialisasi dari sejumlah organisasi. Mulai Majelis Ulama, Nahdatul Ulama, Muhammadiyah, KNPI, LDII, perwakilan Kristen, Katolik, Hindu, Budha, Pokjawas, Pokjaluh, Penyuluh Agama, Kelompok Kerja RA, MI, MTS, MA, Rumah Tahfidz Qur’an, Anshor, Muslimat, Aisyiah, Fatayat, dewan Masjid, BKPRMI, Ikatan Persaudaraan Haji, Madin serta Ponpes Al Falah Putra.
Ketua Panitia pelaksana kegiatan, Aride menyampaikan, tujuan dilaksanakannya sosialisasi ini adalah, untuk memberikan pengetahuan atau wawasan kepada para peserta. Dalam hal moderasi beragama dan arti pentingnya toleransi beragama, serta pentingnya kita umat beragama untuk saling menjaga kerukunan antar umat beragama.
Baca juga: Animo Meningkat, Ka Dinkes HSU: Pendaftar Vaksinasi Covid-19 Capai 12.500 Orang
Sementara Wartono menyampaikan bahwa sosialisasi moderasi beragama, toleransi dan kerukunan umat beragama sangat penting.”Pertemuan kita ini merupakan kebahagiaan tersendiri bagi saya dapat bertemu dan mengenal lebih dekat dengan para tokoh agama, tokoh pemuda, dan tokoh masyarakat Kota Banjarbaru,” katanya.
Wartono berharap dapat menyamakan persepsi dalam membangun semangat kebersamaan dan toleransi, serta mendorong komunikasi dan interaksi dalam forum ini. Berbagai masalah keamanan, konflik sosial, radikalisasi sampai terorisme seharusnya tidak perlu terjadi di tengah masyarakat bila tumbuh rasa saling menghormati dan toleransi.
Masalah stabilitas keamanan dan ketertiban, tentunya menjadi tanggung jawab kita bersama, karena siapa lagi yang akan menjaganya, kalau tidak kita sendiri yang menciptakannya.
Baca juga: Target Rampung Tahun Ini, Pembangunan Jembatan HKSN Tahap 2 Dianggarkan Rp27,5 Miliar
“Semoga yang berhadir di sini mampu menjadi teladan dalam meningkatkan kualitas toleransi dan kerukunan umat beragama di lingkungan masing-masing, sehingga daerah kita ini selalu aman, tenang, dan nyaman bagi semua orang,” harapnya. (Kanalkalimantan.com/dewi)
Reporter: dewi
Editor: cell
-
Kalimantan Selatan2 hari yang laluWakapolda Kalsel Janjikan Zero Tolerance Pelanggaran Anggota
-
Kota Banjarmasin3 hari yang laluTata Kelola Sampah di Banjarmasin Masih Buruk, Ini Salah Satu Solusi yang Ditawarkan
-
Kalimantan Barat3 hari yang laluDaftar Tatung Legendaris yang Tampil di Cap Go Meh Singkawang 2026: Sosok di Balik Ritual Mistis
-
HEADLINE2 hari yang laluDitagih Mahasiswa, Kasus-kasus Polda Kalsel Libatkan Polisi yang Tak Tuntas
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara2 hari yang laluPasar Murah Diskoperindag HSU di Desa Tambalang Raya
-
Kalimantan Selatan2 hari yang laluIni 6 Tuntutan BEM se-Kalsel kepada Kepolisian

