Connect with us

ADV DPRD BANJARBARU

Tinjau Kawasan Peternakan Babi, Komisi III DPRD Banjarbaru Siap Buka-bukaan dengan Pemko

Diterbitkan

pada

DPRD Banjarbaru melakukan kunjungan ke lokasi kandang babi di Guntung Manggis Foto:rico

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Setelah bertemu dan menyerap aspirasi dari kelompok peternak babi, DPRD Banjarbaru melalui Komisi III melakukan kunjungan langsung ke kawasan pertenakan di Kelurahan Guntung Manggis, Kecamatan Landasan Ulin, Banjarbaru, Jumat (21/2/2020) siang.

Kunjungan ini merupakan tindaklanjut Komisi III atas polemik peternakan babi yang rencanya akan ditutup Pemerintah Kota Banjarbaru pada akhir Februari ini. Tentunya, hal ini sendiri menjadi sorotan dan perbincangan hangat di Kota Banjarbaru.

Nampak hadir dalam peninjaun ini Ketua Komisi III DPRD Banjarbaru Takyin Baskoro, didampingi Wakil Ketua Taufik Rachman, dan anggota Emi Lasari.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Banjarbaru, Taufik Rachman, mengatakan pihaknya berkeinginan untuk lebih jauh memahami tentang duduk persoalan mengapa aktivitas peternakan babi di Kelurahan Guntung Manggis tersebut akan ditutup. Ia bersama anggota Komisi III lainnya ingin mencoba objektif dalam menyikapi keadaan yang sedang berlangsung saat ini.

“Bagaimana pun kita menghargai warga kita yang berusaha (beternak babi) di Banjarbaru. Walaupun ini bukan dapil (daerah pemilihan) saya, tapi tanggung jawab untuk daerah itu sama,” kata politisi Golkar, dapil Kecamatan Cempaka tersebut.

Meskipun begitu, Taufik sendiri enggan membeberkan hal-hal apa saja yang menjadi catatan Komisi III dalam kunjungan ke kawasan peternakan babi. Ia hanya menegaskan bahwa dari hasil peninjauan hari ini, seluruh anggota Komisi III akan bersama-sama mengatur regulasi terkait peternakan babi.

“Kami sudah mengumpulkan bahan yang aman dan akan kami bawa Senin besok, saat rapat bersama eksekutif. Semoga menjadi bahan pemikiran kita semua untuk bisa bersikap Pancasila yaitu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Intinya, kami mencoba bersama mengatur regulasinya agar win-win solution. Semoga lancar,” lugasnya.

Tidak hanya meninjau kawasan peternakan, ketiga wakil rakyat dari komisi yang membidangi tugas pembangungan ini juga turut berinteraksi dengan para peternak babi. Tentunya, sepucuk harapan disampaikan para peternak kepada para anggota dewan Komisi III yang menjembatani polemik yang sedang mereka hadapi.

“Peternak mengharapkan dibantu dan diberikan solusi seadil-adilnya. Mereka siap pindah dengan beberapa catatan. Catatan ini yang juga nantinya akan kami bawa ke forum Senin nanti,” pungkas Taufik.

Rencananya Komisi III DPRD Banjarbaru akan menggelar rapat dengan dinas-dinas di lingkungan Pemko Banjarbaru yang berkaitan dengan usaha pertenakan babi, Senin (24/2/2020) nanti.

Seperti yang sudah diberitakan, tercatat ada lebih 50 lebih peternak babi yang berada di Kelurahan Guntung Manggis, Kecamatan Landasan Ulin. Keberadaan peternak dan kandang babi di Kelurahan Guntung Manggis ini memang telah lama ada, dibandingkan dengan permukiman rumah warga saat ini.

Namun, seiring tahun ke tahun dengan mulai tumbuhnya pembangunan rumah warga di Kelurahan Guntung manggis, perlahan-lahan jarak antara kandang babi dan rumah warga semakin dekat.

Hingga, puncaknya keberadaan kandang babi itu dikeluhkan warga terkait dengan bau yang kurang enak dari kandang-kandang babi itu. Ditambah lagi, kandang babi di Kelurahan Guntung Manggis juga berdekatan dengan pondok pesantren.

Sepanjang rentan tahun 2018-2020, Pemko Banjarbaru telah memberikan surat teguran kepada para peternak babi untuk menghentikan aktivitas mereka. Atas surat teguran yang terakhir, para peternak meminta perpanjangan wakru selama 4 bulan, tepatnya bulan April. Namun, Pemko Banjarbaru tidak mengamini permintaan tersebut dan memutuskam untuk melakukan eksekusi penutupan pada tanggal 29 Februari 2020. (Kanalkalimantan.com/rico)

 

 

Reporter : Rico
Editor : Cell

 

Bagikan berita ini!
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
-->