Connect with us

HEADLINE

Telan Korban, Wali Kota Aditya Tutup Lokasi Eks Tambang Danau Seran!

Diterbitkan

pada

Wali Kota Aditya menutup eks lokasi tambang di Danau Seran Foto : ibnu/kanalkalimantan

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Insiden meninggalnya seorang mahasiswa ULM di Danau Seran, Kota Banjarbaru, pada Minggu (31/10/2021) sekitar pukul 18.00 Wita kemarin, menjadi perhatian Pemko Banjarbaru. Wali Kota Aditya Mufti Ariffin telah memerintahkan Kepala Satpol PP dan Kepala Disporabudpar untuk melakukan penutupan sementara kawasan eks galian tambang tersebut.

“Penutupan ini juga didasarkan dari kasus yang baru terjadi kemarin dan peringatan dari BMKG dimana badai La-Nina kembali yang menyebabkan curah hujan tinggi dan kita tutup untuk sementara,” ujarnya, Senin (1/11/2021).

Dijelaskan Aditya kalau Danau Seran itu bukan dari Rencana Pasca Tambang (RPT).
“Jadi danau tersebut harus direklamasi lagi,” tambahnya.

Untuk danau-danau bekas tambang, dikatakan Aditya, Pemko memiliki gagasan untuk menjadi pusat-pusat mitigasi banjir
Aditya menghimbau kepada masyarakat yang tidak berkepentingan untuk tidak mendatangi ke lubang eks galian tambang tersebut.



 

Baca juga : Bupati Barsel Optimis Kejar Vaksinasi 70 Persen di Desember

“Tempat itu tidak boleh buat untuk mandi kalau menurut aturan itu tidak boleh, itu merupakan kawasan kontra karya bukan milik pemerintah kota, tetapi milik perusahaan,” tegasnya.

Penutupan kawasan wisata air tidak hanya di Danau Seran saja, akan tetapi seluruh wisata air yang ada di Kota Banjarbaru.
“Kita tutup sampai Badai La-Nina ini berakhir, semuanya,” tegasnya. (Kanalkalimantan.com/ibnu)

Reporter : ibnu
Editor : cell


iklan

Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca

-->