Connect with us

Bisnis

Target Jutaan Wisatawan Datang ke Kalsel Lewat Bandara Syamsudin Noor

Diterbitkan

pada

Dirut PT Angkasa Pura I Faik Fahmi. Foto : fikri

BANJARBARU, Pembangunan Bandara Syamsudin Noor yang baru, merupakan salah satu bentuk dukungan PT Angkasa Pura I terhadap program Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan di bidang pariwisata.

Direktur Utama (Dirut) PT Angkasa Pura I Faik Fahmi mengatakan, Pemprov Kalsel telah memposisikan pariwisata sebagai program prioritas pada tahun 2016-2021. Sesuai informasi yang diterimanya, Faik menerangkan bahwa Pemprov Kalsel menggelar sedikitnya 32 agenda kegiatan kepariwisataan pada 2020 untuk menarik kedatangan wisata nasional maupun internasional.

Dengan wacana puluhan agenda tersebut, maka Pemprov Kalsel sendiri menargetkan kunjungan wisatawan nusantara pada tahun 2020 sebanyak 1 juta dan wisatawan mancanegara sebanyak 100 ribu orang.

Untuk mencapi target tersebut, Faik mengklaim bahwa pihaknya optimis dengan ukuran dan kapasitas Bandara Syamsudin Noor yang baru dapat membawa seluruh penumpang udara dari seluruh dunia untuk datang ke Kalsel.



“Tersedianya slot penerbangan untuk maskapai yang beroperasi dari dan ke Banjarmasin (disamping total ada 11 maskapai yang ada), serta rute internasional berupa penerbangan umroh dan haji, sangat memungkinkan Bandara Internasional Syamsudin Noor untuk menarik maskapai penerbangan dalam mengoperasikan konektivitas yang akan memfasilitasi penumpang udara dari seluruh dunia untuk mengunjungi Banjarmasin dengan lebih nyaman,” katanya.

Senada dengan Dirut PT Angkasa Pura, Wakil Walikota Banjarbaru Darmawan Jaya Setiawan mengakui Bandara Intenasional Syamsudin Noor adalah faktor pendukung utama pariwisata. Sebab, Bandara merupakan sarana untuk mempromosikan daerah-daerah di Kalsel dan tempat wisata yang ada.

“Saya yakin dengan megahnya Bandara Internasional Syamsudin Noor, ekonomi kita juga akan meningkat satu atau dua tahun kedepan. Tentunya kita akan membuat interior yang baik seperti taman, lukisan juga di bidang kuliner. Sehingga wisatawan pun terpuaskan,” katanya.

Menurut orang nomor dua di Kota Banjarbaru tersebut, Bandara Internasional Syamsudin Noor yang mewah juga merupakan satu kawasan yang akan menjadi pusat bisnis. Apalagi, Bandara juga merupakan salah satu bagian konsep aero city yang saat ini dicanangkan Pemko Banjarbaru.

“Kami yakin, Bandara Internasional Syamsudin Noor akan menjadi pendorong yang signifikan dalam kesejahteraan masyarakat. Tidak hanya PT Angkasa pura , pengguna bandara juga harus menjaga agar Bandara ini mempunyai umur yang panjang,” harapnya.

Disisi lain, selain membangun infrastruktur bandara berkelas internasional, PT Angkasa Pura I juga berkeinginan masyarakat di sekitar tumbuh dan berkembang bersama.

Dalam hal ini Bandara Internasional Syamsudin Noor konsisten dalam mendukung berbagai program peningkatan taraf hidup masyarakat dengan menyalurkan kurang lebih 1 milyar rupiah sepanjang tahun 2019 ini.

Di bidang pendidikan, Bandara Syamsudin Noor menyalurkan bantuan berupa sarana dan prasarana sekolah hingga pelatihan budidaya madu bagi masyarakat di sekitar Cempaka.

Sedangkan di bidang kesehatan, PT Angkasa Pura merenovasi bangunan posyandu dan layanan kesehatan keliling gratis di puskesmas di sekitar bandara.

“Selain itu kami juga melakukan renovasi sarana umum dan pembangunan pendopo desa serta bantuan renovasi pura dan masjid serta bantuan perlengkapan ibadah serta pemberian paket sembako untuk warga kurang mampu di sekitar bandara,” pungkas Dirut PT Angkasa Pura I. (rico)

Reporter : Rico
Editor : Bie


iklan

Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca

-->