Connect with us

Pendidikan

Mini Workshop & Playdate Semesta Buku Banjarmasin, Ada Teknik Membaca Nyaring

Diterbitkan

pada

Kegiatan Mini Workshop & Playdate Semesta Buku Banjarmasin di aula Dispersip Kalsel, Banjarmasin, Senin (29/6/2026). Foto: read aloud kalsel

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Dunia literasi Banua hidup dalam sebuah acara bertajuk Mini Workshop & Playdate. Sebuah acara yang menjadi satu rangkaian dari kegiatan Semesta Buku Banjarmasin.

Semesta Buku sendiri menjadi pameran buku murah yang dilaksanakan serentak di beberapa kota secara nasional melibatkan komunitas lokal.

Di Banjarmasin, Semesta Buku melibatkan Read Aloud Kalimatan Selatan (Kalsel) dalam kegiatan Mini Workshop & Playdate, Senin (29/6/2026).

Acara berlangsung di aula Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalsel, jalan A Yani Km 6 Banjarmasin.

Kegiatan Mini Workshop & Playdate Semesta Buku Banjarmasin di aula Dispersip Kalsel, Banjarmasin, Senin (29/6/2026). Foto: read aloud kalsel

Baca juga : Dies Natalis ke-14 Politeknik Hasnur

Kegiatan ini digagas Gramedia bekerja sama dengan Dispersip Kalsel melibatkan komunitas Read Aloud Kalsel bertujuan meningkatkan minat baca.

Berkolaborasi dengan berbagai pihak, bersama pemerintah dan komunitas, Mini Workshop & Playdate bertujuan memberikan pelatihan kepada orangtua sebagai guru di lingkungan keluarga. Peserta dibekali ilmu dan praktik kegiatan literasi yang bisa diterapkan di rumah maupun lingkungan sekitar.

Dua agenda utama yaitu mini workshop untuk orangtua yakni ayah dan ibu. Dan playdate untuk anak-anak yang ikut bersama para orangtuanya.

Mini Workshop dipaparkan Eka, Ketua Read Aloud Kalsel bersama pembawa acara Cherry dari Read Aloud Kalsel.

Kegiatan Mini Workshop & Playdate Semesta Buku Banjarmasin di aula Dispersip Kalsel, Banjarmasin, Senin (29/6/2026). Foto: read aloud kalsel

Baca juga : Wakil Rakyat Apresiasi Program 1 Milliar 1 Desa di Kapuas

Antusiasme para orangtua terlihat dari mereka yang bertanya dan saling berbagi pengalaman. Disamping itu, anak-anak melakukan aktivitas membaca nyaring dengan tema lingkungan dari buku “Jangan Dimakan” karya Poppie Larasati dan Ilustrasi Reggy K Ramadhani yang dipandu oleh Najmi.

Setelah membaca buku, dilanjutkan aktivitas bookish play atau berkarya sesuai isi buku yang telah dibacakan dan dipandu oleh Vivi, Nisa, Alfian. Bookis play yang dilakukan membuat replika bak sampah dari gelas kertas.

“Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan literasi anak-anak melalui aktivitas menyimak, memahami gambar, dan cerita yang penuh keseruan dan menyenangkan,” ujar Eka, Ketua Read Aloud Kalsel.

“Membaca nyaring tidak sekedar membacakan buku dengan bersuara nyaring atau keras,” katanya. Ada interaksi melalui diskusi diskusi dan tanya jawab antara pembaca dan pendengar. Interaksi tersebut membantu pendengar untuk memahami pesan atau informasi yang tersirat dalam sebuah buku bacaan.

Baca juga : Fraksi PAN DPRD Kapuas Setujui Raperda Tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025

“Membaca buku dengan intonasi yang sesuai, tempo yang tepat, ekspresi yang mendukung dapat memberi contoh kepada anak-anak tentang cara membaca buku yang benar. Dengan begitu minat baca anak akan mulai terpupuk bersama kemampuan literasi mereka,” jelasnya. (Kanalkalimantan.com/kk)

Reporter: kk
Editor: bie


iklan

Komentar

MUSIC HITS with VOA


Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca