HEADLINE
Tiga Polisi Korban Penggerebekan Narkoba di Katingan, Dua Jasad Ditemukan
KANALKALIMANTAN.COM, KASONGAN – Operasi penggerebekan bandar sabu di Desa Tumbang Kalamei, Kecamatan Katingan Tengah, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, berakhir tragis.
Tiga personel Satuan Reserse Narkoba Polres Katingan gugur saat menjalankan tugas setelah mendapat perlawanan dari sejumlah orang yang diduga keluarga bandar sabu.
Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (2/7/2026) dini hari WIB. Tiga anggota polisi yang meninggal dunia adalah Aipda Yudhi Perdana Putra, Bripda Novandri Ramadhana, dan Aiptu Sumaryanto.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Aipda Yudhi Perdana Putra tewas di lokasi setelah mengalami sejumlah luka akibat senjata tajam pada bagian kepala dan tangan.
Baca juga: HSU Calon Tunggal Tuan Rumah Porprov XIII 2029
Sementara itu, Bripda Novandri Ramadhana dan Aiptu Sumaryanto sempat dinyatakan hilang setelah bentrokan pecah.
Dalam pertikaian antara petugas kepolisian dan warga sekitar tempat tinggal bandar sabu tersebut, seorang yang diduga merupakan anggota keluarga pelaku juga dilaporkan meninggal dunia. Ia tewas setelah polisi melakukan tindakan tegas karena diduga menyerang petugas.
Setelah pencarian selama tiga hari, Bripda Novandri Ramadhana ditemukan oleh Tim SAR Gabungan pada Sabtu (4/7/2026). Jasad korban ditemukan mengapung di Daerah Aliran Sungai (DAS) Katingan, sekitar 37 kilometer dari lokasi bentrokan.
Sehari kemudian, Minggu (5/7/2026), Aiptu Sumaryanto juga ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Jasadnya mengapung di Sungai Katingan, tepatnya di Desa Rantau Asem.
Baca juga: Nazril Wafa dan Ayu Zahra Jadi Nanang dan Galuh Kabupaten Banjar 2026
Koordinator Tim SAR Basarnas Palangka Raya, Indra Saputra, menyatakan operasi pencarian resmi dihentikan setelah seluruh korban berhasil ditemukan. Kedua jasad korban telah dievakuasi menuju RS Bhayangkara Palangka Raya untuk ditangani lebih lanjut.
“Tim SAR Gabungan mengevakuasi korban terakhir setelah menerima informasi dari masyarakat bahwa melihat jasad yang tersangkut kayu di DAS Katingan Desa Rantau Asem berjarak sekitar 8 kilometer dari lokasi awal. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan langsung dievakuasi ke RS Bhayangkara Palangka Raya,” kata Indra Saputra.
Selain melakukan pencarian terhadap personel yang hilang, tim gabungan yang terdiri atas personel Polres Katingan, Polda Kalimantan Tengah, dan Bareskrim Polri juga memburu para pelaku penyerangan.
Berdasarkan informasi di lapangan, tiga terduga pelaku telah berhasil diamankan. Dua di antaranya, yakni tersangka berinisial A dan istrinya, ditangkap saat bersembunyi di sebuah perahu penyedot emas.
Baca juga: Badriansyah Sambut Baik Panen Raya Padi di Kapuas Kuala
Sementara seorang terduga pelaku lainnya berinisial R, yang diduga terlibat dalam penyerangan terhadap petugas, juga berhasil ditangkap. Ketiga terduga pelaku kini menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Katingan guna pengembangan kasus serta memburu pelaku lain yang diduga terlibat dalam penyerangan tersebut. (Kanalkalimantan.com/Beritasatu)
Editor: bie
-
Budaya2 hari yang laluTiupan Kuriding Julak Larau dari Pinggir Sawah ke Panggung Musik
-
DPRD BANJARBARU2 hari yang laluKetua DPRD Banjarbaru Silaturrahmi ke Ketua PN dan Kajari Banjarbaru
-
Kabupaten Kapuas3 hari yang laluBupati Kapuas Hadiri Upacara Peringatan Hari Jadi ke-24 Kabupaten Pulang Pisau
-
DPRD Kapuas3 hari yang laluGangguan Pasokan Listrik, Ketua DPRD Kapuas Minta PLN Berikan Kompensasi
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluPemkab Kapuas Komitmen Optimalkan Potensi Perikanan Dukung Swasembada Pangan
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluJalan ke Pelabuhan Batanjung Rampung Akhir 2026, Ini Kata Bupati Kapuas


