Connect with us

HEADLINE

Tambal Sulam Bertahun-tahun, Warga Bosan Menanti Perbaikan Titian di Pulau Bromo

Diterbitkan

pada

Kondisi jembatan titian di Mantuil, Banjarmasin Selatan yang menjadi akses jalan satu-satunya warga di Kawasan Pulau Bromo. Foto: wanda

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Jalan titian di kawasan Pulau Bromo, RT 06 Kelurahan Mantuil, Kecamatan Banjarmasin Selatan, masih dalam kondisi memprihatinkan sejak dua tahun terakhir.

Jalan titian di ujung bagian kota Banjarmasin tersebut merupakan akses utama bagi pemukiman padat penduduk yang berada di atas bantaran Sungai Mantuil.

Namun, titian berbahan kayu ulin itu pun tak layak dilewati bahkan membahayakan pengguna yang melintas.

Dikatakan salah satu warga yang bermukim di sana, Hamdiah (55), dari total panjang jalan titian itu, tidak sampai setengahnya yang mendapat program perbaikan. Sementara sisanya, jalan titian banyak berlubang dan pondasinya pun goyang.



 

Jalan titian di kawasan Pulau Bromo, RT 06 Kelurahan Mantuil, Kecamatan Banjarmasin Selatan. Foto: wanda

Baca juga : Pertamina Turunkan Harga BBM Jenis Pertamax Per-1 Oktober

“Ingin sekali diperbaiki, dari beberapa tahun kami warga cuma merasakan buruknya saja, tidur susah kalo ada orang jalan malam-malam tiba-tiba terperosok, bahkan jatuh ke sungai, apalagi kendaraan kalau lagi berselisihan,” ujar Hamdiah, Sabtu (1/10/2022).

Hingga saat ini, sambung Hamdiah, jika ada titian yang berlubang maka akan ditambal secara swadaya masyarakat. Dia pun membenarkan bahwa dana yang dipakai untuk tambal sulam titian adalah hasil sumbangan sukarela.

“Kondisi kayu hanya ditambal sulam dari hasil sumbangan warga, kalau jembatan Pulau Bromo memang bagus tapi coba lihat akses jalan kami kaya ini bayangkan rasa aneh,” sambungnya.

Senada dengan warga lainnya, Aprida, perempuan 25 tahun itu menuturkan, tak sedikit yang menjadi korban titian tersebut. Apalagi saat air pasang titian ikut terendam sehingga tak dapat dilewati.

Baca juga  : 52 Tim Ikuti Open Turnamen Bola Voli Gunung Sambung Cup 2022

“Kalau sudah calap (ditenggelamkan air) titian ikut terendam, kita pun menyingsingkan celana atau rok untuk melintas gak bisa pakai kendaraan lagi,” keluh Aprida terpisah, Sabtu (1/10/2022).

Padahal, sambung Aprida, akses jalan tersebut cukup vital. Karena mengingat jalan tersebut dimanfaatkan warga dalam kegiatan sehari-hari, seperti berjualan hingga akses anak-anak untuk pergi ke sekolah.

“Padahal jika jalannya diperbaiki, usaha kami pun tidak akan terhambat, kami yang berjualan akan banyak yang beli nantinya. Terlebih untuk anak-anak sekolah, kalau bisa sih diganti jadi beton atau seenggaknya dibikin pagar,” jelasnya.

Sementara itu, dari informasi yang dihimpun Kanalkalimantan.com, sedikitnya Rp 6 miliar anggaran dialokasikan untuk perbaikan jembatan titian di Mantuil, Banjarmasin Selatan pada tahun ini.

Namun, hingga saat ini, Pemerintah Kota melalui dinas terkait belum melakukan realisasi dana untuk perbaikan jembatan titian di Mantuil tersebut. (Kanalkalimantan.com/wanda)

Reporter : wanda
Editor : cell


iklan

Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca

-->