Connect with us

Kabupaten Hulu Sungai Utara

Susul Honda CRV, Giliran Klinik Kesehatan Diduga Milik Abdul Wahid Disegel KPK

Diterbitkan

pada

Klinik kesehatan di Kelurahan Paliwara, Amuntai Tengah disegel KPK terkait kasus dugaan korupsi Abdul Wahid, Bupati HSU non aktif. Foto: dew

KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI – Menyusul sita aset sebuah mobil Honda CRV warna hitam oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), kini giliran klinik kesehatan diduga milik tersangka Abdul Wahid, Bupati HSU non aktif yang ikut disegel.

Klinik kesehatan di sebuah Ruko berada di Jalan Pambalah Batung, Kelurahan Paliwara, Kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), sudah terlihat segel KPK.

Dari informasi yang didapat Kanalkalimantan.com, penyitaan oleh KPK didampingi anggota kepolisian dari Polres HSU dilakukan pada Rabu (24/11/2021) malam, sekitar pukul 21.00 Wita.

Baca juga: UMP Kalsel 2022 Hanya Naik Rp29 Ribu, Aliansi Buruh Banua Demo ke Dewan



 

 

Dari pantauan Kanalkalimantan.com, Kamis (25/11/2021) siang, tampak terpasang di depan klinik kesehatan plang informasi penyitaan oleh KPK, Bertuliskan; “Berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Nomor: Sprin.Dik86 Dik.00.01/11/2021 Tanggal 11 November 2021 Surat Perintah Penyitaan Nomor Sprin.Sita/149 DIK.01,08:01/11/2021 Tanggal 11 November 2021.
TANAH dan BANGUNAN INI TELAH DISITA DALAM PERKARA TINDAK PIDANA KORUPSI DENGAN TERSANGKA ABDUL WAHID.

Perhatian! Dilarang untuk memperjualbelikan, menduduki, menggunakan,mengusai atau melakukan tindakan hukum lain atas obyek hukum Ini tanpa seizin Komisi PENYIDIK KPK Pemberantasan Korupsi atau Putusan Pengadilan.”

Kabar yang beredar, kemungkinan klinik kesehatan itu diduga mendapat aliran dana proyek atau gratifikasi yang diterima tersangka Abdul Wahid, selama tahun 2019-2021.

Baca juga: Dibunuh karena Lawan Tambang Ilegal, Komnas HAM Diminta Usut Dalang Kasus Tewasnya Jurkani

Terkait penyegelan tersebut, salah seorang warga setempat yang tidak mau disebut namanya membenarkan adanya penyegelan tersebut.

“Kalau ini saya ga nyangka jam berapa disegelnya, soalnya saya lagi tidak berada di rumah, waktu datang ke rumah sekitar sepuluhan malam, sudah tidak ada lagi orang-orangnya itu (penyidik KPK),” katanya. (kanalkalimantan.com/dew)

Reporter : dew
Editor : bie


iklan

Komentar

Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca

-->