Connect with us

HEADLINE

Siring Ponpes Darussalam Dibangun, Hindari Penurunan Bangunan Akibat Tergerus Air

Diterbitkan

pada

Ruang kelas Ponpes Darussalam yang sudah mulai dibongkar untuk pembangunan penguatan tebing Sungai Martapura di kawasan Ponpes Darussalam Martapura. Foto: biroadpim

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Pembangunan penguat tebing Sungai Martapura di Pondok Pesantren (Ponpes) Darussalam Martapura direncanakan akan selesai pada akhir tahun 2022.

Hal tersebut disampaikan Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalsel, Ahmad Solhan pada saat peletakan batu pertama pembangunan penguat tebing Sungai Martapura di Ponpes Darussalam Martapura, Minggu (12/6/2022).

“Siring ini dibangun sepanjang 171,25 x 6 meter dengan masa pekerjaan 227 hari kalender, dan direncanakan selesai di akhir tahun 2022,” ujar Solhan.

Sebagaimana arahan dari Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor serta hasil kajian teknis, Solhan menyebut pembangunan siring ini dilakukan karena terjadi penurunan bangunan Ponpes Darussalam dan sekitarnya karena tergerus air sungai dan terdampak banjir.



 

Baca juga  : Pemkab Kapuas Persiapkan Keberangkatan CJH 18 Juni

Adapun nilai kontrak dalam pengerjaan penguat tebing ini lebih dari Rp 21,9 miliar.

Ditambahkan Kepala Seksi Drainase Sungai dan Pantai Dinas PUPR Kalsel, Herry Ade Permana, pekerjaan siring ini sebut meliputi pemasangan tiang pancang beton di sepanjang kawasan.

Saat ini sebut Hery, pengerjaan masuk tahapan proses pembongkaran bangunan kelas Ponpes Darussalam dan dapur rumah warga yang terdampak oleh pengerjaan.

Bersama alim ulama, Pimpinan dan guru-guru Ponpes Darussalam Martapura, Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor meletakkan batu pertama pembangunan penguatan tebing Sungai Martapura di kawasan Ponpes Darussalam Martapura, Minggu (11/6/2022) pagi.

 

Baca juga  : Pembangunan Siring Ponpes Darussalam Martapura Dimulai, Ini Kata Paman Birin

Gubernur Kalsel yang akrab disapa Paman Birin, mengaku bangga bisa membantu Ponpes Darussalam Martapura.

Ponpes Darussalam sebut Paman Birin, dengan usia yang lebih dari 1 abad memiliki sejarah yang sangat panjang, serta banyak berkontribusi bagi pembangunan di Kalsel.

Gubernur Kalsel menyampaikan bahwa pembangunan siring ini dibangun dengan menggunakan uang rakyat. Karena Pemprov Kalsel adalah dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat.

“Ponpes Darussalam ini bagian rakyat dan punya sejarah tersendiri. Insyaallah, dimulai selamat, selesai sampai selamat,” kata Paman Birin.

 

Baca juga  : Berbagi Pengalaman Mantan Pejabat dengan Pejabat Aktif Pemkab HSU

Pimpinan Umum Ponpes Darussalam Martapura, KH Hasanuddin Badruddin, menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor yang berinisiatif sekaligus dapat menyetujui pembangunan penguat siring tebing ini.
“Alhamdulillah, dilaksanakannya pembangunan ini, berkat peran Paman Birin,” sebut Guru Hasanuddin –biasa disapa-.

Guru Hasanuddin berharap dukungan dari berbagai pihak, termasuk masyarakat, dan do’a, agar pembangunan dapat berjalan dengan baik dan lancar. (Kanalkalimantan.com/al)

Reporter : al
Editor : kk


iklan

Disarankan Untuk Anda

<

Paling Banyak Dibaca

-->