Kalimantan Timur
Rayap Besi Tewas Duel dengan Penjaga Malam di Samarinda
KANALKALIMANTAN.COM, SAMARINDA – Seorang lelaki diduga pelaku pencurian besi alias rayap besi tewas setelah terlibat duel dengan petugas keamanan salah satu perusahaan galangan kapal di Kelurahan Bantuas, Kecamatan Palaran, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, Minggu (10/5/2026) dini hari.
Lelaki itu diperkirakan berusia sekitar 40 tahun ditemukan dalam kondisi bersimbah darah di atas perahu kayu milik warga di Kampung Balik Buaya, Kecamatan Palaran. Pada tubuh korban terdapat luka sabetan senjata tajam di bagian lengan kanan, sementara kedua tangannya terikat.
Penemuan jenazah tersebut sempat menghebohkan warga sekitar karena korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di atas perahu yang berada di kawasan permukiman warga.
Baca juga: Jelang MTQ Kalsel Kafilah HSU Jalani TC di Banjarmasin
Kapolsek Palaran, Kompol Iswanto menjelaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan awal, korban bersama dua rekannya diduga hendak melakukan pencurian di area perusahaan galangan kapal menggunakan sebuah perahu kayu.
Saat mencoba masuk ke kawasan perusahaan, aksi mereka diketahui oleh petugas keamanan yang tengah berjaga di lokasi.
“Berdasarkan keterangan penjaga malam, korban diduga mau masuk tanpa izin pemilik, artinya mau mengambil barang yang dimiliki oleh perusahaan tersebut, indikasinya begitu,” ujar Iswanto kepada Beritasatu.com seusai memimpin evakuasi jenazah korban.
Menurut Kompol Iswanto, setelah dipergoki petugas keamanan, korban sempat terlibat perkelahian yang berujung pada luka serius akibat sabetan parang di bagian lengan kanan. Sementara dua rekan korban lainnya berhasil melarikan diri ke arah darat dan hingga kini masih dalam pencarian petugas.
Baca juga: Ratusan Goweser Jajal Trek 14 Km MTB Fun Enduro
“Kebetulan tadi malam ada tiga orang menggunakan satu perahu memasuki wilayah itu, kemudian dipergoki penjaga malam. Dua kabur ke arah darat dan sampai saat ini belum kita dapatkan. Yang satu sempat berkelahi dengan salah satu penjaga malam dan mendapatkan luka sabetan parang di lengan bagian kanan. Akhirnya meninggal dunia,” terangnya.
Setelah korban terluka, petugas keamanan sempat mengikat tangan korban untuk mencegah perlawanan kembali. Korban kemudian dibawa menggunakan perahu kayu menuju rumah sakit, tetapi nyawanya tidak berhasil diselamatkan.
Korban dibawa ke rumah sakit umum setempat untuk menjalani visum dan autopsi. Sementara petugas keamanan yang terlibat duel juga telah diamankan di Mapolsek Palaran guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut. (Kanalkalimantan.com/Beritasatu)
Editor: kk
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara3 hari yang laluBaznas HSU Luncurkan 40 Warung Zmart
-
Kota Banjarbaru2 hari yang laluBank Sampah SDN 3 Kemuning, Siswa Setor Sampah Langsung Masuk Rekening
-
Olahraga2 hari yang laluBanua Rally 2026: 45 Pereli Nasional Jajal Trek Banjarbaru – Pelaihari
-
Lifestyle2 hari yang laluTren Gaya Hidup Positif dari Arena Padel Baru di Banjarbaru
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara3 hari yang laluWarga Amuntai Utara Antusias Ramaikan Jalan Santai dan Senam Bersama
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara2 hari yang laluBupati HSU Antar Langsung Kloter 11 Sampai Masuk Bus





