Connect with us

HEADLINE

Serukan Mosi Tidak Percaya, Mahasiswa Ancam Bertahan di Rumah Banjar

Diterbitkan

pada

Mahsiswa ancam duduki DPRD Kalsel sebagai bentuk penolakan UU Omnibus Law Ciptaker Foto: fikri

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Ribuan mahasiswa yang tergabung dalam BEM se Kalimantan Selatan kembali turun ke jalan, menuntut pencabutan UU Omnibus Law Cipta Kerja, Kamis (15/10/2020) sore.

Dari pantauan, ribuan mahasiswa membanjiri Jalan Lambung Mangkurat Banjarmasin, dekat Gedung DPRD Provinsi Kalsel. Namun, upaya mereka untuk memasuki Rumah Banjar terhenti, lantaran aparat gabungan telah memblokir kawasan Gedung DPRD Provinsi Kalsel.

Dalam orasinya, Ketua BEM se Kalsel Ahdiat Zairullah mengatakan kekecewaan mahasiswa lantaran upaya DPRD Provinsi Kalsel untuk menyampaikan aspirasi mahasiswa pada Kamis (8/10/2020) lalu belum membuahkan hasil.

“Kita tidak hanya tidak percaya DPR RI tapi juga DPRD Provinsi Kalsel,” kata Ahdiat. Disamping itu, ia meminta mahasiswa untuk tidak mempercayai hasil rapat dengar pendapat pada Selasa (13/10/2020) kemarin. Menurutnya, rapat dengar pendapat tak berarti apa-apa, karena UU Omnibus Law Cipta Kerja telah disahkan.



“Kita bersepakat untuk terus berada disini untuk mengungkapkan rasa kekecewaan dan menyampaikan mosi tidak percaya kepada DPR RI dan DPRD Provinsi Kalsel,” tandas Ahdiat. Hingga berita ini ditulis, aksi demonstrasi mahasiswa masih berlangsung.

Ribuan mahasiswa tampak duduk di tengah jalan dan menunggu untuk bertemu dengan perwakilan DPRD Provinsi Kalsel. Informasi dihimpun di lapangan, hanya Anggota Komisi III DPRD Provinsi Kalsel Rosehan Noor Bahri yang berada di Rumah Banjar. (Kanalkalimantan.com/fikri)

 

Reporter: Fikri 
Editor: Cell


iklan

Disarankan Untuk Anda

<

Paling Banyak Dibaca

-->