Kabupaten Kapuas
Pj Bupati Kapuas Hadiri Peringatan Hari Otda di Surabaya
KANALKALIMANTAN.COM, SURABAYA – Penjabat (Pj) Bupati Kapuas Erlin Hardi menghadiri peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) XXVIII tahun 2024 di Kota Surabaya, Jawa Timur, Kamis (25/4/2024) pagi.
Acara yang digelar Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) itu dihadiri oleh Presiden Jokowi dan Mendagri Muhammad Tito Karnavian, Inspektur Jendral Kemendagri Tomsi Tohir, Direktur Jenderal Otda Kemendagri Akmal Malik, dan para pejabat eselon II Kemendagri, gubernur, bupati, wali kota dan Forkopimda provinsi dan kabupaten kota se Indonesia.
Peringatan Hari Otda mengangkat tema “Otonomi Daerah Berkelanjutan Menuju Ekonomi Hijau dan Lingkungan yang Sehat”.
Dalam peringatan Hari Otda 2024, Kemendagri telah menjadwalkan dua agenda utama dalam rangkaian kegiatan nasional tersebut.
Baca juga: Sinyal H Muhidin-Hasnur di Pilgub Kalsel dari Foto ‘Kemesraan Politik’ Mengapit Crazy Rich HI
Kedua agenda itu adalah Upacara Peringatan Hari Otda 2024 yang digelar mulai pukul 07.00 WIB di Balai Kota Surabaya. Sedangkan agenda kedua Malam Apresiasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (Pemda) yang dimulai pukul 18.30 WIB di Ball Room Grand City Mall Surabaya.
“Dengan momentum ini, mari bersatu bangkitkan spirit pembangunan daerah,” seru Erlin Hardi.
Hari Otonomi Daerah ditetapkan berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 11 Tahun 1996, tanggal 25 April dalam rangka memasyarakatkan dan memantapkan pelaksanaan otonomi daerah.
“Di usia otonomi daerah sudah menginjak 28 tahun, usia yang cukup dewasa untuk terus memacu semangat berotonomi daerah dalam pembangunan daerah,” sebut Erlin Hardi.
Baca juga: PLN UPT dan UPTG Palangkaraya Lakukan Uprating MTU
Erlin Hardi mengatakan, jika kegiatan ini adalah sebagai wadah silaturahmi bagi pemerintah pusat dan daerah untuk melakukan evaluasi pencapaian terhadap pelaksanaan kebijakan otonomi daerah. Otonomi daerah memberikan wewenang seluas-luasnya kepada daerah untuk mengatur daerahnya sendiri.
“Peringatan ini untuk mengingatkan kembali komitmen bersama pemerintah daerah dalam meningkatkan pelayanan umum, kesejahteraan masyarakat dan meningkatkan daya saing daerah sebagai tujuan dari otonomi daerah,” terangnya.
Sementara itu, Mendagri Muhammad Tito Karnavian menyampaikan, peringatan otonomi daerah adalah memperingati perubahan sistem pemerintahan yang di masa orde baru menggunakan sistem pemerintahan sentralistik kewenangan secara penuh dipegang pemerintah pusat, maka dengan adaya otonomi daerah sebagian kewenangan diserahkan ke pemerintah daerah.
“Kewenangan pemerintah umum melihat karakteristik Indonesia adalah negara yang beragam plural yang harus kita jaga betul persatuan dan kesatuannya,” tuturnya.
Baca juga: Jelajah Cagar Budaya Pelajar SMAN 1 Amuntai
Dengan adanya urusan pemerintahan kata dia, bertujuan agar daerah memiliki kewenangan lebih luas, sehingga bisa lebih berkreasi untuk menyelenggarakan pemerintahan masing-masing.
“Inilah disebut otonomi daerah, daerah yang otonom yang memiliki kewenangan yang lebih luas, demokrasi Indonesia merubah pemerintah yang sentralistik dengan mendelegasikan sebahagian kewenangan pusat kepada daerah,” paparnya.
Dia menambahkan, Indonesia dari Sabang sampai Merauke memiliki ciri khas masing-masing dan itu tidak dapat diperlakukan sama, sehingga kepala daerah dapat berkreasi sesuai karakteristik masing-masing. “Itulah kemudian diberikan kewenangan dari pusat kepada daerah,” timpalnya.
Dalam prateknya terjadi dinamika, permasalahan-permasalahan penyelenggaraan pemerintahan dalam menjalan urusan dan kewenangan menjadi dasar sistem pemerintahan otonomi daerah masih sistem yang terbaik di Indonesia.
Baca juga: ‘Koleksi’ Tiga Sajam Antar AW ke Polsek Banjarmasin Selatan
“Kewenangan kekuasaan cenderung menyimpang dan kewenangan yang sangat besar akan makin besar menyimpangnya kewenangan yang absolut pasti akan menyimpang, nah oleh karena itulah otonomi daerah dalam praktek implementasinya sangat cukup tepat selama ini,” pungkasnya. (Kanalkalimantan.com/ags)
Reporter: ags
Editor: kk
-
PUPR PROV KALSEL2 hari yang laluLandmark Kalsel Ini Segera Dibuka, Pemprov Kalsel Terus Matangkan Persiapan
-
Kota Banjarbaru2 hari yang laluKontingen Banjarbaru Berkekuatan 148 Orang Turun ke Popda Kalsel 2026
-
Olahraga2 hari yang laluPopda Kalsel 2026 Dimulai, Empat Cabor Dipertandingkan
-
Kabupaten Banjar2 hari yang laluPimpin Rakor Mingguan, Bupati Banjar Tekankan Penggunaan DTSEN
-
HEADLINE2 hari yang laluJemaah Haji Tertua 102 Tahun dari Kalsel, Mbah Kasrun: Rajin Ibadah
-
HEADLINE15 jam yang laluPSN dan Konsesi Perparah Ancaman El Nino di Kawasan Gambut Kalimantan





