Connect with us

Bisnis

Perlindungan Konsumen di Era Digital, Lapor ke BPSK Bila Merasa Dirugikan

Diterbitkan

pada

Kepala Dinas Perdagangan Kalsel, Birhasani. Foto: mckalsel

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Perlindungan konsumen menjadi hal sangat penting dipahami, baik oleh konsumen maupun pelaku usaha, terlebih di era digital saat ini.

Kepala Dinas Perdagangan Kalsel, Birhasani, mengatakan, konsumen harus mengerti dan paham tentang hak dan kewajiban yang dilindungi oleh Undang-Undang, di antaranya mendapatkan keamanan, kenyamanan, dan keselamatan dari barang atau jasa yang digunakan.

“Jadi hak mereka itu perlu kita sosialisasikan ke masyarakat agar mereka pintar dalam membeli produk barang,” kata Birhasani, Kamis (29/9/2021) dikutip dari Media Center Kalsel.

Agar haknya terlindungi, konsumen wajib membaca dan mengikuti petunjuk informasi, prosedur pemakaian dan manfaat dari suatu produk atau layanan.



 

 

Baca juga: Dilarang, Dua ASN Mau Jadi Istri Kedua, Malah Kena Pecat

Bahkan, harus berani melaporkan dan menyampaikan keluhan ke pihak berwenang jika merasa dirugikan.

Di sisi lain, pelaku usaha wajib menyediakan informasi yang benar, menjamin mutu dan kualitas barang atau jasa yang ditawarkan serta memberikan pelayanan yang baik dan tidak diskriminatif.

Jika terjadi sengketa antara pelaku usaha dan konsumen, pelaku usaha mempunyai hak untuk mendapat perlindungan hukum, pembelaan diri dan rehabilitasi nama baik, jika terbukti tidak bersalah.

“Apabila segala ketentuan tersebut dilanggar oleh pelaku usaha maka akan dihadapkan pada dua sanksi, yaitu sanksi administratif dan atau sanksi pidana berupa penjara paling lama 5 tahun atau denda maksimal Rp2 miliar,” kata Birhasani.

Birhasani mengatakan Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) Banjarmasin siap untuk membantu penyelesaian sengketa yang terjadi antara pelaku usaha dan konsumen, guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

“Penyelesaian sengketa para pihak akan diselesaikan secara profesional, memenuhi rasa keadilan, sesuai ketentuan yang berlaku dan penyelesaian sengketa konsumen melalui BPSK tanpa dipungut biaya alias gratis,” kata Birhasani. (kanalkalimantan.com/al)

Reporter: al
Editor : kk


iklan

Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca

-->