Connect with us

Kabupaten Barito Kuala

Peringati Milad ke-68, Kerukunan Keluarga Bakumpai Ziarah ke Pendiri

Diterbitkan

pada

KKB mengunjungi makam pendiri alm H Abdussamad Sulaiman HB di Marabahan, Senin (22/2/2021) Foto: ist
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, MARABAHAN – Memperingati milad Kerukunan Keluarga Bakumpai (KKB), Pengurus KKB melakukan ziarah ke pendiri (Alm) H Abdussamad Sulaiman HB di Marabahan, Kabupaten Barito Kuala, Senin (22/2/2021).

Ziarah ini dihadiri Ketua Umum KKB Pusat Yuni Abdi Nur Sulaiman dan Ketua KKB Provinsi Kalimantan Selatan H Bir Ali Rahman.

Dalam sambutannya, Bir Ali Rahman mengatakan ziarah ke pendiri Kerukunan Keluarga Bakumpai ini adalah dalam rangkaian milad ke-68. Acara lainnya adalah kajian Islam bersama Ustadz H Mubarak dan diakhiri sholat hajad.

“Kita mendoakan alm H A Sulaiman HB dan sesepuh KKB yang sudah mendahului kita. Mengingat apa-apa yang sudah dilakukan beliau-beliau. Milad ini diadakan untuk ajang silaturahmi para keluarga Bakumpai,” ujar Bir Ali kepada Kanalkalimantan.com.



 

Sementara itu, Ketua Umum Keluarga Bakumpai Pusat Yuni Abdi Nur Sulaiman kepada wartawan mengungkapkan, apa yang sudah dilakukan ayahanda alm H Abdussaman Sulaiman akan diteruskan.

“Perjuangan beliau membesarkan KKB akan kita teruskan. Sebagai penerus, kita harus melaksanakan amanah Abah,” ujar Yuni.

“Sekarang ini bagaimana keluarga Bakumpai harmonis dan saling mendukung. KKB sebagai wadah silaturahmi. Yang satu mendukung yang lain. Yang perlu bantuan, perlu kiranya yang mampu memberi bantuan,” tegas Yuni merujuk pada kondisi pandemi .

Demikian juga saat banjir kemarin. Kerukunan Keluarga Bakumpai hadir untuk ‘menjinguki’ dan memberi bantuan kepada warga Bakumpai yang kebanjiran.

“Kita membantu pemerintah membangun daerah. Kita sinergi dengan pemerintah dan mendukung program pemerintah,” ujar Yuni Abdi Nur Sulaiman.(Kanalkalimantan.com/ril)

 

Reporter : Ril
Editor : Cell

 

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
iklan

Komentar

Kabupaten Barito Kuala

Ketinggian Air DAS Barito 259 Cm, 5.640 Warga Batola Masih Mengungsi

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Salah satu titik pengungsian banjir di Kabupaten Batola. Foto: Rdy
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, MARABAHAN – Hingga Rabu 17 Februari 2021, masih ada 5.640 pengungsi di Kabupaten Barito Kuala akibat banjir dalam tiga pekan terakhir. Para pengungsi ini tersebar di 14 kecamatan yang ada di Batola.

“Pengungsi terbanyak ada di Kecamatan Rantau Badauh sebanyak 1.565 orang, disusul Kecamatan Mandastana sebanyak 1.499 jiwa hingga Kecamatan Jejangkit 917 jiwa, namun jumlah pengungsi sudah menurun drastis dari jumlah puncaknya hingga mencapai 59 ribu jiwa,” kata Irman Syahahdi, Sekertaris BPBD Batola.

Sementara itu banjir di beberapa kecamatan secara perlahan juga sudah mulai terpantau mengalami penurunan. Berdasarkan monitoring ketinggian DAS Barito ketinggian air berada di 239 cm atau turun 3 cm dari hari Senin 16 Februari kemarin.
“Kian hari banjir sudah mengalami penurunan ketinggian debit air, jika kita pantau di DAS Barito hari ini ketinggian hanya 239 cm saja, berbeda pada puncaknya yang mencapai 259 cm itu terjadi pada 29 Januari lalu,” akunya.

Disisi lain lantaran ketinggian air mengalami penurunan dan jumlah pengungsi sudah berkurang, Posko induk yang sebelumnya ada di Kecamatan Mandastana juga sudah dipindah ke Kecamatan Marabahan. Kendati posko dipindah tempatkan, para relawan masih melaksanakan tugas setiap hari untuk menyalurkan kebutuhan pokok warga yang sekarang masih terdampak banjir seperti di Kecamatan Mandastana dan Jejangkit.



“Posko induk tanggap darurat banjir kita pindah ke Kecamatan Marabahan lantaran banjir sudah terpantau mengalami penurunan, namun demikian kita masiih tetap menyalurkan bantuan dari berbagai elemen masyarakat dan pemerintah daerah hingga sekarang,” tutup Irman. (kanalkalimantan.com/rdy)

 

Reporter : Rdy
Editor : Bie

 

 

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Kabupaten Barito Kuala

Razia Kamar Hunian, Benda Terlarang Masih Lolos ke Dalam Rutan Marabahan

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Razia yang dilaksanakan pada Sabtu (6/2/2021) siang, sejumlah barang yang membahayakan disita untuk diamankan. Foto: rutan marabahan for kanalkalimantan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, MARABAHAN – Meminimalisir benda atau barang barang terlarang dan berbahaya, Rumah Tahanan (Rutan) Negara Kelas IIB Marabahan lakukan penggeledahan kamar hunian. Alhasil dalam razia yang dilaksanakan pada Sabtu (6/2/2021) siang, sejumlah barang yang membahayakan disita untuk diamankan.

Penggeledahan kamar hunian ini kita lakukan di Blok A, B, C dan Wisma Mawar pada Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Marabahan,” kata Kepala Rutan Kelas IIB Marabahan, Andi Gunawa melalui Kepala Satuan Pengamanan Rutan Darmawan Saputra.

Dijelaskan Darmawan Saputra, kegiatan rutin ini diawali dengan penggeledahan badan warga binaan dan dilanjutkan dengan penggeledahan di dalam kamar hunian.

Razia kamar diikuti oleh Satops Patnal Rutan Marabahan, Regu Pengamanan, Seluruh Staf dan CPNS dipimpin oleh Kepala Saturan Pengamanan Rutan yang diperintahkan Kepala Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Marabahan.



Hasilnya dalam penggeledahan tersebut, petugas menemukan barang terlarang, berupa jepitan kuku 3 unit, pencukur jenggot 5 pcs, botol parfum kaca 5 pcs, colokan listrik 2 pcs, pecahan kaca 2 pcs, paku 12 batang, silet 1 pcs, besi tajam hingga sendok dan kartu domino 1 set.

Sementara setelah hasil temuan dilaporkan ke Karutan Marabahan, barang hasil razia penggeledahan didata, untuk selanjutnya dimusnahkan. Sementara penggeledahan dilaksanakan secara terus-menerus untuk meminimalisir gangguan keamanan dan ketertiban. (kanalkalimantan.com/rdy)

 

Reporter : Rdy
Editor : Bie

 

 

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->