Connect with us

Ragam

Per 1 Maret, Kawasan Haul Sekumpul Steril dari Alat Peraga Kampanye

Diterbitkan

pada

Rapat koordinasi di kantor Kesbangpol Kabupaten Banjar, terkait Haul ke-14 Abah Guru Sekumpul, Kamis (17/1). Foto : rendy

MARTAPURA, Terhitung mulai 1 Maret area radius 4 Km di lingkungan pusat acara Haul ke-14 KH Zaini Abdul Ghani atau Abah Guru Sekumpul steril dari Alat Peraga Kampanye (APK).

Keputusan itu dihasilkan secara bersama-sama Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Banjar, KPU Banjar, Bawaslu Banjar, perwakilan partai politik beserta Relawan Haul ke-14 Abah Guru Sekumpul.

Dalam acara keagamaan satu tahun sekali tersebut, tentunya ribuan orang dari berbagai penjuru daerah hingga luar negri berdatangan mengikuti acara haul Abah Guru Sekumpul yang direncanakan 9-10 Maret mendatang. Alat peraga kampanye yang terpajang di lingkungan acara Haul diharapkan steril, tidak mengganggu dan tetap menjaga kearifan lokal.

Kepala Kesbangpol Kabupaten Banjar Aslam mengatakan, berdasarkan kesadaran partai politik beserta dan persetujuan bersama, disepakati kawasan Haul Abah Guru Sekumpul harus bebas dari APK sejak 1 hingga 14 Maret 2019. Sementara batasan yang harus disterilkan adalah radius 4 Km dengan patokan kantor Kecamatan Martapura, seperti dari pusat acara Haul Abah Guru Sekumpul yang diantaranya mencakup pusat perkumpulan jama’ah, batasan kantong parkir hingga jalur utama kepadatan arus lalu lintas.

“Radius pelepasan APK berjarak 4 Km dari pusat acara, segala bentuk spanduk yang ada gambar caleg wajib dilepas dan harus sudah steril dari kawasan Haul Abah Guru Sakumpul sejak 1 Maret sampai 14 Maret,” bebernya usai rapat bersama di kantor Kesbangpol Banjar, Kamis (17/1).

Aslam sangat bersukur ada kesadaran dari semua partai, untuk mendukung dan bersedia menurunkan atribut yang berbau partai saat menjelang Haul Abah Guru Sekumpul.

“Alhamdulillah semua sudah menyetujui hasil rapat ini, kami mewakili atas nama pemerintah daerah menganggap hal sangat luar biasa,” pungkasnya.

Tanggapan serupa juga disampaikan Ketua Bawaslu Kabupaten Banjar Fajeri Tamzidillah, pada saat acara haul nantinya semua sudah sepakat kawasan Sekumpul bebas dan steril dari APK, namun terkait wilayah perbatasan Banjarbaru yang masih memasuki kawasan Haul Abah Guru Sekumpul, pihaknya dari Bawaslu Banjar akan mengkomunikasikan dengan Bawaslu Banjarbaru. Diharapkan pimpinan dari partai politik wilayah Banjarbaru dapat menyikapi hal tersebut.

“Kita tidak mungkin membawa apa yang disepakati kita di sini berlaku terhadap kawasan di Banjarbaru, namun semoga partai politik di Banjarbaru dapat menyikapinya, tentunya nanti kami masih akan mengkomunikasikan hal ini dengan teman-teman Bawaslu Banjarbaru, sehingga dapat sesegeranya dapat menyikapi hal tersebut,” jelasnya.

Lebih jauh Fajeri mengatakan, berdasarkan usulan yang diajukannya dan disepakati bersama saat forum rapat, pelepasan sterilisasi APK nantinya diserahkan kepada partai politik masing-masing. Hal tersebut atas pertimbangan supaya tidak ada kesalahpahaman, mengingat apabila ditugaskan yang melepas APK para relawan bisa saja menimbulkan kesalahpahaman.

“Caleg adalah bagian dari partai politik, jadi memang akan lebih pasnya memang partai politik tersebut yang melepas sendiri, selain itu partai politik juga bisa menginstrusikan kepada caleg, apa bila yang melepas para relawan nanti akan sensitif jadinya,” pungkas Fajeri.

Sementara itu Koordinator Lapangan Relawan Haul ke-14 Abah Guru Sekumpul H Abdel Rahman mengatakan, berdasarkan hasil rapat yang digelar sudah sesuai dengan apa yang dikehendaki. Artinya dalam acara keagamaan teresebut untuk seluruh partai sudah mempunyai kesadaran masing-masing melepas atribut partai, sehingga steril dari hal-hal yang berbau politik.

“Alhamdulillah semua partai politik mendukung dan ada kesadaran saat haul nanti untuk area haul dengan radius 4 Km bebas dari APK,” ujarnya.

Ditambahan Abdel, saat menjelang acara haul nantinya untuk seluruh caleg agar tidak memanfaatkan lingkungan di sekitar posko yang diperkirakan ada lebih dari 99 tersebar di beberapa titik di Kabuapten Banjar untuk menarik perhatian jamaah sembari mempromosikan diri.

“Sementara untuk posko yang berada jauh dari pusat acara haul, kita juga menghimbau untuk tidak meletakan atribut kampanye dan memanfaatkan momen ini sebagai sebuah keuntungan,” tandas Abdel. (rendy)

Reporter : Rendy
Editor : Abi Zarrin Al Ghifari

Bagikan berita ini!
  • 14
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    14
    Shares
-->