Connect with us

HEADLINE

Penataan Kawasan Sekumpul, Tiga Segmen Ditarget Tuntas 2023


Bupati Banjar Mohon Dukungan Seluruh Warga Sekumpul


Diterbitkan

pada

Komplek Ar Raudhah, salah satu segmen penataan kawasan Sekumpul yang akan ditata oleh pemerintah pusat. Foto: dok.kanalkalimantan

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Penataan kawasan Sekumpul akan dimulai tahun 2021 ini, hingga rampung tahun 2023 mendatang.

Rancang bangun penataan kawasan Sekumpul dibagi tiga segmen dengan dukungan pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR RI.

Bupati Banjar H Saidi Mansyur mengatakan, Pemerintah Kabupaten Banjar sudah melakukan koordinasi terkait kesiapan lahan Sekumpul yang akan dibangun, agar bisa dihibahkan untuk kelancaran pembangunan.

“Penataan kawasan sekumpul ini mendapat support dari Kementrian PUPR RI, sehingga nantinya akan dilaksanakan oleh Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Kalsel,” kata Bupati Banjar saat sosialisasi terkait penataan kawasan Sekumpul, di Aula Gang Mahabbah Sekumpul, Senin (8/3/2021) malam.



 

Sosialisasi terkait penataan kawasan Sekumpul, di Aula Gang Mahabbah Sekumpul, Senin (8/3/2021) malam. Foto: mckominfobanjar

Sosialisasi dihadiri Sekda Banjar HM Hilman, KH Khatim Salman, Imam Musholla Ar Raudhah Sekumpul KH Sa’duddin, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat H Masruri, Plt Asisten Perekonomian dan Pembangunan Ikhwansyah, Kepala Kantor Kemenag Banjar Najwan Noor, Lurah Sekumpul Gusti Marhusin, dan tokoh masyarakat.

Sumber anggaran adalah dari pemerintah pusat, ada tiga segmen penataan kawasan Sekumpul, di antaranya dimulai dari samping Masjid Syiarussolihin –biasa disebut Masjid Pancasila-, kemudian masuk ke arah jembatan irigasi sepanjang 440 meter.

Baca juga: Puluhan Botol Alkohol Diamankan dari Dua Laki-laki

“Akan dibangun berstruktur penataan drainase sepanjang jalan Sekumpul, beserta jalur pejalan kaki akan dibangun gerbang kawasan 1 dan 2,” sebut Bupati Banjar.

Saidi Mansyur menjelaskan, gerbang kawasan 1 terdiri ada 4 gerbang, yaitu gerbang A depan masjid, gerbang B jalan Sekumpul, gerbang C di depan pos polisi, dan gerbang D di depan Pusat Perbelanjaan Sekumpul (PPS).

Kemudian ada gerbang kawasan 2 yaitu di samping masjid, di sana nantinya ada pembangunan gardu multifungsi berguna untuk tempat tandon air, wc umum dan pos keamanan. Sekaligus akan dibangun jalur saluran irigasi di samping jembatan irigasi Sekumpul. Juga akan ditata pembangunan pusat perbelanjaan untuk penataan UMKM masyarakat sekitar.

“Juga dibangun drainase di sepanjang jalan inspeksi irigasi dari jembatan irigasi menuju RTH di jalan Pendidikan,” kata H Saidi.
Untuk segmen dua akan dilakukan pada tahun 2022, dari jembatan irigasi Sekumpul hingga komplek Ar Raudhah.

“Kemudian segmen tiga dilanjutkan di tahun 2023, hingga Sekumpul ujung,” jelasnya.
Bupati Banjar memohon kepada masyarakat Sekumpul untuk mendukung kegiatan ini, agar pembangunan penataan kawasan Sekumpul bisa berjalan dengan lancar.

“Lewat penataan kawasan Sekumpul inilah ikon Sekumpul bisa membawa manfaat untuk warga sekitar, sehingga selaras dengan keinginan pemerintah menata Kota Martapura,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Kalimantan Selatan Dardjat Widjunarso mengatakan, penataan kawasan Sekumpul ini awalnya disampaikan anggota DPR RI dari Kalsel kepada Menteri PUPR RI, hingga disampaikan kepada Presiden RI Joko Widodo.

Baca juga: Pencuri HP Terekam CCTV Ditangkap di Pasar Martapura

“Pada saat itu kami hanya diberi waktu 3 bulan untuk penataan kawasan religi Sekumpul, dimana dalam waktu tersebut kami melakukan pengukuran, sosialisasi, pendekatan, hingga membuat designnya,” ujarnya.

Total keseluruhan anggaran untuk penataan kawasan Sekumpul akan dibiayai dengan APBN sebanyak Rp 31 miliar.

Visi dari kawasan sekumpul adalah kawasan wisata religius Islami yang berketahanan dan berkesinambungan. Sementara konsep dari Sekumpul sendiri adalah “Sejadah Sekumpul” yang berarti Santun Jannah Indah.

Dardjat menambahkan konsep wisata religius Sekumpul ini diharapkan dapat mendukung kegiatan religi dan menjadi peribadatan masyarakat baik dari dalam dan luar daerah. (kanalkalimantan.com/rls/mckominfo)

Editor : kk


iklan

Disarankan Untuk Anda

<

Paling Banyak Dibaca

-->