Pemkab Pulpis Tak Izinkan Ritel Modern Buka di Dalam Kota - Kanal Kalimantan
Connect with us

Bisnis

Pemkab Pulpis Tak Izinkan Ritel Modern Buka di Dalam Kota

Diterbitkan

pada

Kepala DPMPTSP Pulang Pisau Usis I Sangkai Foto : sanjaya

PULANG PISAU, Meski saat ini toko retail jaringan waralaba nasional sudah berdiri 3 unit (Alfamart 2 , Indomaret 1) di Kabupaten Pulang Pisau, namun tak berada di dalam kota. Ketiganya beroperasi di jalan Trans Kalimantan, masuk wilayah desa Anjir dan Desa Mantaren I.

Sekadar diketahui saja, Alfamart dan Indomaret memang tidak diberikan Izin oleh Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Pulang Pisau untuk buka di area dalam kota.

“Dengan banyak pertimbangan, kita tidak izinkan toko retail itu buka di area pasar, area perkotaan dan pusat kota untuk saat ini. Alasannya, untuk menjaga usaha masyarakat lokal agar mereka bisa survive dulu. Nanti kalau sudah kuat dan siap bersaing, bisa jadi ada pengecualian,” terang Usis I Sangkai, Kepala DPMPTSP Pulang Pisau kepada Kanal Kalimantan.

Belakangan, dirinya mengakui memang ada permintaan dari pengelola Alfamart yang berniat membuka salah satu cabang di area dalam kota, tepatnya di jalan Panunjung Tarung Pulang Pisau. Bahkan saat itu menurut Usis, lokasi bangunan sudah disiapkan. Namun atas pertimbangan untuk menjaga kemandirian usaha-usaha lokal, izin saat itu tidak diberikan.

“Kita harap pengusaha retail berjaringan nasional itu paham dan mau mengerti jika masyarakat Pulang Pisau ini dalam tahap berkembang. Begitu juga pengusaha lokal, mereka perlu dukungan untuk menguatkan usaha. Kalau langsung kita lepas untuk bersaing dengan retail sebesar Alfamart atau Indomaret, jelas mereka akan kalah dan kita tidak ingin itu terjadi,” ujar Usis dengan nada serius.

Dirinya menampik anggapan jika disebut pilih-pilih investor. Jika tetap ingin membuka cabang di Pulang Pisau, pihaknya mempersilahkan memilih lokasi lain. Misal di sepanjang jalan Trans Kalimantan, saat ini sudah ada 1 Alfamart yang beroperasi dan menurutnya potensi pasarnya juga bagus.

“Nah, buka saja di sepanjang lintasan jalan Trans Kalimantan. Kita yakin cukup potensial karena wilayah kita ini merupakan jalur perlintasan antar kota, Palangkaraya dan Banjarmasin. Kita sangat membuka diri bagi pengusaha yang ingin berinvestasi, namun tetap pada koridor yang sesuai dengan tata cara kita,” tuturnya. (sjy)

Reporter : Sjy
Editor : Abi Zarrin Al Ghifari

Bagikan berita ini!
Advertisement

Headline

Trending Selama Sepekan