Connect with us

Kabupaten Pulang Pisau

Pemkab Pulpis Apresiasi Langkah Usaid Lestari Dukung Kelompok Petani Karet

Diterbitkan

pada

Wakil Bupati Pulang Pisau Pudjirustaty Narang menandatangani Nota Kesepahaman Bersama (MoU) antara Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau dengan PT Kahayan Berseri . Foto: sjy

PULANG PISAU, Pemerintah Daerah ( Pemkab) Pulpis mengapresiasi langkah dari Usaid Lestari yang selama ini terlibat aktif mendampingi para petani karet di wilayah Pulang Pisau. Apa yang dilakukan Usaid Lestari, agar hasil dari karet sadapan bisa mendapatkan harga yang bagus.

Hal tersebut dikatakan Wakil Bupati Pulang Pisau, Pudjirustaty Narang saat membuka kegiatan penandatanganan Nota Kesepahaman Bersama (MoU) antara Pemkab Pulang Pisau dengan PT Kahayan Berseri yang berlokasi di Desa Garung Kecamatan Jabiren Raya, Kamis (12/09) tadi.

“Sebagaimana kita ketahui jika luasan lahan di Pulpis ini sekitar 899.700 dan khusus untuk kebun karet milik rakyat mencapai 41.422 hektar. Artinya mata pencaharian masyarakat disektor komoditi ini cukup banyak. Nah permasalahan yang sering dikeluhkan selama ini adalah anjloknya harga karet di tingkat Petani,” kata Pudjirustaty Narang dihadapan Ketua DPRD Pulpis H Ahmad Rifai, perwakilan dari Kemendes, perwakilan UPT Provinsi Kalimantan Tengah, perwakilan SOPD Kabupaten Pulang Pisau, Usaid Lestari Chief of Party Reed Merrill dan Usaid Lestari Katingan Kahayan Landscape Coordinator Rosenda Chandra Kasih serta ratusan undangan yang hadir.

Untuk itu inisiasi dibentuknya Unit Pengolahan dan Pemasaran BOKAR (UPPB) karet hingga jaminan suplay ke Pabrik karet seperti PT Kahayan Berseri dianggap adalah solusi yang dapat membantu para petani karet. Bahkan penandatanganan Nota Kesepahaman Bersama (MoU) antara Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau dengan PT Kahayan Berseri di sebut Taty bisa menjadi tanda bangkitnya usaha perkaretan masyarakat.

Terpisah Landscape Coordinator Usaid Lestari Katingan Kahayan, Rosenda Chandra Kasih mengatakan jika penandatangan nota kesepakatan bersama bertujuan untuk mendukung tugas dan fungsi para pihak dalam peningkatan ekonomi daerah, mendorong pengelolaan bahan olah karet bersih yang sesuai dengan standar karet Indonesia (SIR). Serta membangun tata niaga karet yang baik guna meningkatkan harga jual dan kualitas serta memberdayakan dan mensinergikan sumber daya para pihak untuk memperkuat Unit Pengolahan dan Pemasaran BOKAR (UPPB).

“Secara simbolis kegiatan pengiriman Bokar secara bersama pada PT Kahayan Berseri sebanyak 14 ton, melibatkan 4 UPPB yaitu UPPB Handep Hapakat, UPPB Maliku Bersama, UPPB Pangkoh Bersatu dan UPPB Sepakat Bersama. Program kita salah satunya untuk mendukung Pemerintah Indonesia dalam mengurangi emisi gas rumah kaca (GRK) dan melestarikan keanekaragaman hayati di ekosistem hutan dan mangrove yang kaya karbon dan biologis lainnya,” tukasnya. ( Sjy)

Reporter : sjy
Editor : chell

 

Bagikan berita ini!
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
-->