Kabupaten Kapuas
Pemkab Kapuas Siapkan Cetak Sawah 2026, Penguatan Ketahanan Pangan di Empat Wilayah Utama
KANALKALIMANTAN.COM, KUALA KAPUAS – Pemerintah Kabupaten Kapuas mulai mematangkan pelaksanaan program cetak sawah dan pembangunan irigasi pertanian tahun 2026 sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan daerah dan mendukung program swasembada pangan nasional.
Persiapan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang berlangsung di ruang rapat rumah jabatan Bupati Kapuas, Senin (18/5/2026) siang, dipimpin Bupati Kapuas H Muhammad Wiyatno bersama Sekretaris Daerah Usis I Sangkai. Turut hadir Kepala Dinas PUPR Hargatin, Kepala Dinas Pertanian Edi, para camat wilayah sasaran, serta tim teknis terkait.
Bupati Wiyatno menyampaikan bahwa Kabupaten Kapuas mendapat kepercayaan dari pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian RI untuk melaksanakan program strategis cetak sawah pada tahun 2026.
Baca juga: Diskoperindag HSU Operasi Pasar Murah di Desa Hambuku Hilir

Program tersebut menjadi peluang besar bagi Kapuas untuk semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu daerah penyangga pangan di Kalimantan Tengah.
“Ini menjadi tanggung jawab bersama yang harus dipersiapkan dengan matang agar pelaksanaannya berjalan sesuai target dan ketentuan,” ujar Wiyatno.
Dia menjelaskan, mekanisme pelaksanaan program tahun depan mengalami perubahan dibanding pola sebelumnya. Jika sebelumnya pelaksanaan teknis banyak ditangani pihak ketiga, kini balai kementerian bertindak sebagai pihak pertama, sementara dinas daerah menjadi pihak kedua yang ikut mengelola langsung kegiatan di lapangan.
Perubahan sistem tersebut, kata dia, membuat pemerintah daerah harus lebih cermat dalam pengelolaan administrasi maupun keuangan agar seluruh proses berjalan tertib dan terhindar dari persoalan hukum.
Pemkab Kapuas mulai menyiapkan dukungan teknis, termasuk koordinasi dengan pihak perbankan agar transaksi keuangan program dapat berjalan fleksibel. Hal itu diperlukan karena waktu pelaksanaan yang diberikan pemerintah pusat relatif singkat, yakni sekitar 90 hari.
Selain persoalan administrasi, sejumlah tantangan teknis turut menjadi perhatian, seperti kebutuhan operasional di lapangan hingga kenaikan biaya bahan bakar yang diperkirakan mempengaruhi aktivitas konstruksi dan pembukaan lahan.
Bupati Wiyatno menegaskan, keberhasilan program cetak sawah tidak hanya menjadi tanggung jawab satu perangkat daerah, tetapi membutuhkan sinergi lintas sektor, termasuk dukungan aktif dari para camat di wilayah sasaran.
Sementara, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kapuas, Edi, menyampaikan bahwa fokus program cetak sawah tahun 2026 berada di empat kecamatan sentra produksi pertanian yakni Kecamatan Bataguh, Kapuas Kuala, Tamban Catur, dan Kapuas Timur.
Keempat kecamatan tersebut dinilai strategis karena mencakup sekitar 62 persen dari total lahan baku sawah di Kabupaten Kapuas.
Edi menjelaskan, sebelumnya Pemkab Kapuas mengusulkan sekitar 3.000 hektare lahan untuk program cetak sawah baru. Setelah dilakukan proses Survey, Investigasi, dan Desain (SID) oleh tim dari Kementerian Pertanian, ditetapkan luasan cetak sawah baru tahun 2026 mencapai 1.065 hektare.
Selain itu, terdapat pula program cetak sawah lanjutan berupa penyempurnaan lahan yang telah dibuka pada Tahun 2024 dan akan diteruskan kembali pada tahun 2026 dengan luas mencapai 4.298 hektare.
Melalui persiapan yang dilakukan sejak awal, Pemerintah Kabupaten Kapuas berharap seluruh tahapan program dapat berjalan lancar sehingga mampu meningkatkan produktivitas pertanian serta memperkuat kontribusi daerah dalam mendukung ketahanan pangan nasional.(Kanalkalimantan.com/ags)
Reporter: ags
Editor: kk
-
HEADLINE1 hari yang laluGedung KMP Landasan Ulin Timur Diresmikan, Beroperasi Agustus
-
HEADLINE3 hari yang laluNobar “Pesta Babi” di Uniska, PSN Mengancam Ruang Hidup Masyarakat Adat
-
kampus3 hari yang laluWasaka Engineering Collective Hidupkan Ruang Kritis Anak Teknik
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluMusancab dan Pendidikan Politik Perkuat Konsolidasi PDI P Kapuas
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluDPC PDI P Kapuas Menggelar Pelantikan Pengurus PAC
-
OPINI1 hari yang laluPrestasi Instan dan Matinya Integritas Mahasiswa





