Budaya
Meretas Jejak Karya Rizali Noor dari Masa ke Masa
BANJARMASIN, Pelukis senior Kalsel H Rizali Noor menampilkan karya dari masa ke masa di Taman Budaya Kalsel, Banjarmasin. Pameran tunggal pemilik sanggar seni lukis Sholihin ini sudah digelar sejak 28 November dengan tema “Petrospeksi” yang resmi ditutup pada 29 Desember 2018 di gedung Balairung Sari Taman Budaya Kalsel, Sabtu.
Pada kesempatan tersebut, juga digelar lelang untuk umum. “Ada sekitar 60 karya lukis yang saya pamerkan pada gelar pameran tunggal saya ini,” ujarnya.
Dia menyebutkan, karya seni lukus yang ditampilkannya ini karyanya dari masa ke masa. “Dulunya saya suka melukis realis, tapi belakangan banyak karya yang saya ciptakan bersifat seni dekorasi,” tuturnya dilansir antaranews.com.
Rizali Noor mengungkapkan, sejak masih duduk di bangku SMA, dirinya banyak menciptakan karya seni realis, namun sekitar 10 tahun terakhir ini banyak seni rupa bersifat dekorasi. “Seperti lukisan dekorasi kaligrafi, itu yang banyak saya ciptakan saat ini,” ucapnya.
Menurut pria yang sudah mulai melukis profesional pada 1980 ini, dirinya ingin terus bertahan menghidupkan kesenian lukis daerah agar bisa menasional bahkan mendunia. Karenanya, kata dia, dirinya terus mengabdi dikesenian ini hingga akhir hayat, di mana ingin menciptakan regenerasi.
“Kita apresiasi kesenian lukis ini masih sangat digemari generasi muda untuk menjadi pelakunya,” tutur Rizali Noor.(cel/ant)
Editor:Cell
-
Kalimantan Selatan2 hari yang laluWakapolda Kalsel Janjikan Zero Tolerance Pelanggaran Anggota
-
HEADLINE2 hari yang laluDitagih Mahasiswa, Kasus-kasus Polda Kalsel Libatkan Polisi yang Tak Tuntas
-
Kalimantan Barat3 hari yang laluDaftar Tatung Legendaris yang Tampil di Cap Go Meh Singkawang 2026: Sosok di Balik Ritual Mistis
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara2 hari yang laluPasar Murah Diskoperindag HSU di Desa Tambalang Raya
-
NASIONAL1 hari yang laluJalan Hidup Fadia Arafiq dari Penyanyi Dangdut, Bupati, Berujung OTT KPK
-
Kalimantan Selatan2 hari yang laluIni 6 Tuntutan BEM se-Kalsel kepada Kepolisian

