Connect with us

Bisnis

Memasuki Tahun Ajaran Baru, Penjualan Motor Bekas Mulai Menggeliat

Diterbitkan

pada

Salah satu penjual motor bekas di daerah Banua Anyar sedang mengecek salah satu motor jualannya. Foto : Arief Rahman

BANJARMASIN, Memasuki tahun ajaran baru, penjualan motor bekas mulai mengalami kenaikan permintaan dipasaran.

Dari pantauan disalah satu pusat jual beli motor bekas terbesar di Kota Banjarmasin, yakni daerah Banua Anyar. Para pedagang motor bekas mengklaim sejak lebaran tadi memang geliat penjualannya sudah mulai terlihat.

“Naiknya sekitar 10 persen permintaannya setelah lebaran tadi. Hal tersebut tidak lepas dari sudah mulainya pembukaan pendaftaran universitas di Kota Banjarmasin, yang membuat kebutuhan motor bekas untuk mahasiswa baru menjadi meningkat,” ungkap Owner Atahilah Motor Harianoor, Selasa (11/6).

Dirinya memprediksi kenaikan sendiri akan terus berlanjut hingga mencapai puncaknya pada Agustus 2019 mendatang. Sebab pada bulan tersebut Universitas Swasta di Kota Banjarmasin juga mulai melakukan pembukaan pendaftaran mahasiswa baru.

“Biasanya kalau Universitas Swasta juga sudah membuka pendaftaran, kita bisa jual hingga 13-15 unit perbulannya. Saat ini baru sekitar 7-8 unit saja perbulan yang bisa kita jual dengan harga dari jutaan hingga belasab juta rupiah perunit tergantung jenis motor,” tambahnya.

Sementara itu, M Fazri, pengusaha jual beli motor bekas lainnya juga mengaku sudah ada kenaikan pembelian motor bekas setelah lebaran ditempatnya 2-3 unit dibanding pada momen Ramadhan lalu.

Untuk jenisnya sendiri memang diakuinya 80 persen yang dicari oleh masyarakat masih didominasi oleh jenis matic. Sedangkan 20 persen sisanya adalah jenis motor bebek. “Biasanya yang paling banyak dicari untuk Matic adalah merk Yamaha, karena desainnya yang lebih menarik. Sedangkan kalau bebek yang paling banyak dicari Merk Honda karena dianggap mesinnya yang berkualitas,” pungkasnya.(arief)

Reporter : Arief
Editor : Chell

Bagikan berita ini!
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
-->