Connect with us

HEADLINE

Kuasai Hasil PSU, Ananda Tak Hentikan Langkah Ibnu Sina Kembali Duduki Kursi Banjarmasin 1

Diterbitkan

pada

Proses penghitungan suara hasil PSU di TPS 16 Kelurahan Murung Raya, Rabu (28/4/2021). Foto: tius

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Pemungutan suara ulang (PSU) Pilkada Banjarmasin rampung digelar di 80 TPS di tiga kelurahan, Rabu (28/4/2021). Hasilnya paslon Ananda-Mushaffa unggul dengan meraih suara cukup signifikan sebesar 11.837 suara.

Sayangnya, kemenangan di PSU tersebut tak mampu menghentikan langkah incumbent Ibnu Sina-Arifin Noor menduduki kursi Banjarmasin 1 karena silih suara yang belum terkejar.

Data sementara, paslon Ananda-Mushaffa unggul di tiga kelurahan yakni Kelurahan Murung Raya, Mantuil, dan Basirih Selatan.

Baca juga: Jatuh dari Kapal, Jaini Tenggelam di Sungai Barito



 

Ananda meraih 11.837 suara, jauh melesat dibandingkan Ibnu Sina-Arifin Noor yang mendapatkan 5.018 suara. Disusul oleh paslon Khairul Saleh-Habib Ali dengan 574 suara dan paslon Haris Makkie-Ilham Nor 412 suara.

Hasil PSU tersebut jika ditambahkan suara Pilkada sebelumnya, Ibnu Sina-Arifin akan meraih total 89.404 suara. Sedangkan Ananda-Mushaffa 81.359 suara, disusul Haris-Ilham sebanyak 34.860 suara dan sebagai juru kunci Khairul Saleh-Habib Ali dengan 29.917 suara.

Terkait hasil tersebut, Ibnu Sina mengatakan optimismenya terhadap pelaksanaan PSU yang digelar KPU Banjarmasin di tiga kelurahan tersebut.

“Hasil PSU jika ditotal dengan suara Pilkada sebelumnya tetap tak terkejar. Meskipun kita tetap menunggu hasil resmi dari KPU. Namun kami berharap ini menjadi langkah terakhir dalam proses demokrasi Pilkada dan bisa kembali fokus membangun Banjarmasin ke depan,” katanya.

Dari pantauan kanalkalimantan.com, seperti terlihat pada proses penghitungan surat suara di TPS 16, Kelurahan Murung Raya, Kecamatan Banjarmasin Selatan, Noor Irfan, Ketua KPPS mengatakan, untuk kegiatan PSU berlangsung lancar.

Untuk TPS 16 tersebut, dimenangkan oleh paslon nomor urut 4 Ananda-Mushaffa, dengan perolehan 124 suara, dari total 268 suara. Disusul dengan paslon nomor urut 2 Ibnu-Arifin, dengan perolehan 114 suara.

Baca juga: Sah! Bahlil Dilantik jadi Menteri Investasi, Nadiem Jabat Mendikbud Ristek

Sementara untuk 2 paslon lainnya, yaitu paslon nomor urut 1 Haris-Ilham memperoleh 8 suara dan nomor urut 3 Khairul Habib memperoleh 9 suara.

Sedangkan dalam penghitungan tersebut,ditemukan 13 surat suara yang tidak sah.

Sebelumnya, Mahkamah Konstitusi (MK) akhirnya memutus sengketa Pilkada Banjarmasin, Senin (22/3/2021) dengan memerintahkan dilakukannya PSU di tiga kelurahan di Kecamatan Banjarmasin Selatan.

Keputusan tersebut secara otomatis juga menyatakan batalnya batalnya SK KPU Banjarmasin No 245/PL.02.6-Kpt/6371/KPUpkot/XII/2020 tentang penetapan hasil penghitungan suara Walikota dan Wakil Walikota Banjarmasin tanggal 15 Desember.

KPU Kota Banjarmasin sebelumnya menetapkan paslon petahana Ibnu Sina-Arifin sebagai peraih suara terbanyak dengan 90.980 suara. Kemudian disusul oleh paslon nomor urut 4 Ananda-Mushaffa Zakir (AnandaMu) dengan raihan 74.154 suara. Sedangkan di urutan ketiga suara terbanyak diraih oleh paslon nomor urut 1 yakni Abdul Haris Makkie-Ilham Nor dengan 36.238 suara dan terakhir paslon nomor urut 3 Khairul Saleh-Habib Ali meraih 31.334 suara. (kanalkalimantan.com/tius)

Reporter : tius
Editor : cell


iklan

Disarankan Untuk Anda

<

Paling Banyak Dibaca

-->