Hukum
Kuasa Hukum Keluarga Juwita Siap Tambah Barang Bukti dan Saksi
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Tim kuasa hukum keluarga Juwita berencana menambah barang bukti dan saksi tambahan dalam persidangan kasus pembunuhan berencana yang dilakukan anggota TNI AL Jumran.
Diketahui proses persidangan tersangka Kelasi I Bahari Jumran akan dilaksanakan di Pengadilan Militer 1-06 Banjarmasin di Banjarbaru, pada awal Mei 2025 mendatang. Berkas perkara dinyatakan memenuhi syarat formil dan materiil.
Perwakilan kuasa hukum, C Oriza Sativa Tanau mengatakan, ada barang bukti tambahan baru yang belum pernah dihadirkan dalam pemeriksaan, serta ada saksi tambahan baru berjumlah empat orang.
Baca juga: Odmil III-15 Banjarmasin Limpahkan Kasus Juwita ke Pengadilan Militer
“Barang bukti ini berupa barang yang diberikan oleh pelaku kepada keluarga korban sebagai alibi untuk dia menutupi perbuatannya. Jadi waktu itu dia ada mengirimkan uang sejumlah Rp1 juta dengan alasan ingin menyumbang untuk acara tahlilan,” ujar C Oriza Sativa Tanau saat diwawancarai, Jumat (25/4/2025).
Barang bukti uang sejumlah Rp1 juta diberikan kepada pihak keluarga Juwita untuk mengelabuhi perbuatan tersangka.
“Itu untuk mengelabuhi perbuatannya, merupakan barang bukti yang harus dibuktikan dalam persidangan. Jawabannya itu harus disampaikan di persidangan salah satunya untuk mempekuat pasal 340 KUHP,” jelas dia.
Baca juga: Tim Kuasa Hukum Keluarga Juwita Soroti Dua Pasal Dakwaan
Di sisi lain pihak kuasa hukum juga mendorong untuk hasil tes DNA segera keluar. Serta mendorong hasil pemeriksaan GPS mobil yang dipakai pelaku untuk melakukan pembunuhan.
“Kami telah mengirimkan surat ke Menteri Komunikasi dan Digital untuk memeriksa GPS mobil yang dipakai pelaku,” ungkapnya.
“Dari GPS itu akan terlihat kemana saja track perjalanan, kemana saja tersangka membawa, kemana saja dan ngapain saja,” tambah Oriza.
Baca juga: Disogok, Tiga Polisi Polres Samarinda ‘Bebaskan’ Tahanan Nyabu di Sel

Kepala Odmil III-15 Banjarmasin Letkol Chk Sunandi. Foto : wanda
Sementara itu, Kepala Oditurat Militer (Odmil) III-15 Banjarmasin Letkol Chk Sunandi mengatakan, barang bukti yang bersifat alat bukti tambahan sesuai dengan hukum acara diatur boleh diajukan sebagai bukti tambahan pada saat setelah selesai pemeriksaan perkara.
“Jadi nanti dalam persidangan, nanti itu akan diketahui oleh majelis dan apabila dianggap oleh majelis boleh digunakan sebagai alat bukti maka bisa digunakan sebagai alat bukti baru,” ujar Kepala Odmil III-15 Banjarmasin.
Temasuk, katanya, bukti tes DNA yang sampai saat ini belum pihaknya terima karena memerlukan waktu untuk memperoleh hasil. “Itu bisa dijadikan sebagai bukti tambahan,” tegasnya.
“Namun apakah ada kemungkinan ada tersangka itu baru itu bisa ketehui apabila telah dilakukan, di persidangan. Kita tidak bisa menduga-duga semua bisa kita lihat perkembangan di persidangan,” tuntasnya. (Kanalkalimantan.com/wanda)
Reporter: wanda
Editor: bie
-
PUPR PROV KALSEL2 hari yang laluDinas PUPR Kalsel Percepat Perbaikan Jalan Sungai Lulut yang Amblas
-
HEADLINE3 hari yang laluProtes Pemadaman Listrik Bergilir, Warga Datangi PLN UP3 Banjarmasin
-
HEADLINE3 hari yang laluRespon Keluhan Warga, Ketua DPRD Banjarbaru Panggil PLN Soal Pemadaman Bergilir
-
Kabupaten Banjar2 hari yang laluDKISP Banjar Tingkatkan Wawasan ASN Mengenai Standar Keamanan Informasi
-
Kota Banjarbaru3 hari yang laluLomba Desain Sasirangan Pewarna Alam di Mess L Banjarbaru
-
DPRD Kota Palangka Raya2 hari yang laluWakil Rakyat Palangka Raya Minta Penyediaan Fasum Ramah Disabilitas


