HEADLINE
Respon Keluhan Warga, Ketua DPRD Banjarbaru Panggil PLN Soal Pemadaman Bergilir
PLN UID Kalselteng: Perbaikan Selesai Diperkirakan 25 Agustus
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Keluh kesah soal pemadaman listrik PLN bergilir direspon Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Banjarbaru.
Rabu (29/7/2026) siang, DPRD Kota Banjarbaru memanggil PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (Kalselteng) untuk meminta penjelasan.
Ketua DPRD Banjarbaru, Muhammad Syahrial, mengatakan, pihak PLN diundang untuk memberikan keterangan dan penjelasan terkait tindak lanjut keluhan dan laporan warga. Paling terdampak dari pemadaman bergilir adalah pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), karena usaha mereka terimbas akibat durasi pemadaman listrik PLN.
“Kami meminta penjelasan langsung terkait pemadaman bergilir ini. PLN menjelaskan saat ini sedang ada perbaikan di beberapa titik,” ujar Ketua DPRD Banjarbaru.
Baca juga: Abdul Wahab Sya’rani Dilantik sebagai Pembakal Pengganti Antar Waktu Desa Tambak Danau

Dalam pertemuan di ruang kerja Ketua DPRD, Syahrial meminta PLN tidak memusatkan pemadaman pada wilayah tertentu. Mewakili warga Banjarbaru, dia berharap durasi pemadaman dapat dipersingkat agar tidak semakin merugikan masyarakat.
“Banyak masyarakat mengeluhkan durasi pemadaman yang cukup lama. Kami berharap permasalahan ini segera dituntaskan, pasokan listrik kembali normal tanpa adanya pemadaman bergilir,” tegasnya.
Menanggapi permintaan tersebut, Senior Manager Keuangan, Komunikasi, dan Umum PLN UID Kalselteng, Faharudin Fajar, menjelaskan, pihaknya terus mengupayakan pemulihan sistem kelistrikan di wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah.
Menurut Faharudin, pemadaman bergilir terjadi akibat gangguan teknis pada unit pembangkit. Meski demikian, proses pemulihan menunjukkan perkembangan positif sehingga durasi pemadaman mulai berkurang dari perkiraan awal yang mencapai 5 hingga 7 jam.
“Proses perbaikan di PLTU Asamasam terus berjalan. Kemarin sempat ditinjau langsung oleh Kabinda melalui video call bersama Gubernur. Perbaikan diperkirakan selesai sepenuhnya pada 25 Agustus,” ungkap Faharudin.
Baca juga: Lomba Desain Sasirangan Pewarna Alam di Mess L Banjarbaru

Di sisi lain, tambahan pasokan listrik sebesar 100 megawat (MW) dari Independent Power Producer (IPP) turut membantu mengurangi beban sistem sehingga intensitas pemadaman berangsur menurun.
Dia menegaskan, sesuai ketentuan yang berlaku, objek vital nasional dan fasilitas pelayanan publik tidak masuk dalam skema pemadaman bergilir.
“Objek vital seperti rumah sakit, bandara, kantor pelayanan publik, dan pusat data, kami upayakan tetap mendapatkan pasokan listrik,” katanya.
PLN meminta dukungan dan pengertian masyarakat selama proses pemulihan system kelistrikan berlangsung. Perusahaan plat merah ini berkomitmen mengoptimalkan seluruh sumber daya agar sistem kelistrikan di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah kembali normal dan andal. (Kanalkalimantan.com/bie)
Reporter: bie
Editor: kk
-
HEADLINE2 hari yang laluMaksimalkan OMC Tangani Karhutla, Wapres Gibran Minta Maaf Udara Kalimantan Buruk
-
Kota Banjarbaru2 hari yang lalu102 Rumah Tak Layak Huni Terima Program Barakat Gawe Banjarbaru
-
PLN UIP3B KALIMANTAN2 hari yang laluHumanitrip 2026 PLN Hadirkan Senyum 55 Anak Yatim dan Dhuafa
-
Kabupaten Balangan2 hari yang laluMTQ XIX Tingkat Kabupaten Balangan Digelar di Kecamatan Juai
-
Olahraga22 jam yang lalu1.200 Pelari Jajal Rute 5,3 Km Heritage Run 2026 di Banjarbaru
-
HEADLINE1 hari yang laluKarhutla Kalteng Meluas, Satgas Darat Jadi Tumpuan Penanganan


