Connect with us

HEADLINE

KPK Usut Keterlibatan Pihak LainTerkait Suap PDAM

Diterbitkan

pada

Sejumlah pejabat diperiksa penyidik KPK terkait kasus suap Raperda Penyertaan Modal PDAM.

BANJARMASIN,  Belasan pejabat lingkup Pemko Banjarmasin dan DPRD Banjarmasin terus diperiksa intensif oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus suap Raperda Penyertaan Modal PDAM Bandarmasih. Setelah memanggil Wakil Walikota Hermansyah, Ketua Komisi III Faisal dari PAN, dan Kadis Pendapatan Subhan Nor, pemeriksaan juga berlanjut kepada tiga anggota dewan perempuan.

Sekitar pukul 10.00 Wita, Rabu (4/10), tiga anggota dewan masing-masing anggota Komisi II Jumiati dari Fraksi PPP, anggota Komisi I Elly Rahmah dari Fraksi PAN, dan anggota Komisi I Rahimah dari Fraksi Gerindra, bertemu penyidik di ruang Rupatama.

Elly kepada wartawan mengatakan, memenuhi panggilan komisi antirusuah tersebut. “Iya, untuk dimintai keterangan bersama anggota lainnya,” ujarnya.

Sebelumnya Wawali Hermansyah mengatakan disodori sekitar 10 pertanyaan oleh penyidik seputar Raperda Penyertaan Modal. Termasuk juga soal kunjungannya ke Amsterdam, Belanda, beberapa waktu silam. “Soal itu saya jelaskan, bahwa kunjungan ke Amsterdam itu atas undangan, dan tidak menggunakan dana dari APBD, tapi sudah dibiayai oleh pihak pelaksana di sana,” jawab Herman.

Meski tak merinci keberangkatanya bersama siapa, Hermansyah mengatakan dia mengunjungi sebuah pabrik. “Di situ ada mempunyai teknologi untuk mengetahui kebocoran pipa,” ujarnya.

Hermansyah enggan menjawab alasannya di panggil penyidik KPK. Ia berkelit untuk menanyakan langsung kepada KPK. “Tanyakan langsung saja ke penyidik,” ujarnya bergegas pergi melalui pintu samping aula Rupatama.

Beberapa hari sebelumnya, KPK juga telah memanggil 13 anggota dewan diantaranya Yamin, Tugianto, Isnaini, Abdul Gais, M Natsir, Budi Wijaya, Dedi Sopian, serta Rudiani.***

Advertisement
Komentar

Headline

Trending